Rencana Bupati Bandung Bangun Kereta Gantung di Pacira Diminati Investor
VISI.NEWS | SOREANG - Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna berencana membangun kereta gantung di Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali dan Pangalengan (Pacira).
Keterangannya itu, ia unggah di akun instagram pribadinya @dadangsupriatna. Menurutnya, ide itu muncul karena ada masalah kemacetan yang luar biasa.
"Ke pangalengan saja bisa sampai 3-4 jam sekarang, ini kan artinya kemacetan yang luar biasa, " tulis Dadang, dalam keterangan yang diunggah pada Senin (10/07/2023).
"Ini salah satu langkah utamanya, harus ada pelebaran jalan, kenapa harus ada pelebaran jalan, yaitu karena macet sangat luar biasa," imbuhnya.
Dirinya menyebut bahwa, jika pelebaran tidak bisa dilakukan, maka solusi lainnya dengan membuat kereta gantung yang langsung menghubungkan kawasan Bandung Selatan.
Selain itu, dirinya juga akan menggandeng para investor baik lokal, nasional hingga internasional, untuk mewujudkan program kereta gantung dalam target pengerjaan di tahun depan
"Sementara baru tiga investor dari lokal sampai China yang sudah ada pembahasan, belum finalisasi. Kalau menggunakan APBD sih tidak mungkin, tapi kita gaet investor yang akan masuk ke Kabupaten Bandung," tuturnya.
Sementara itu, banyak dari warganet yang ikut mengomentari juga menilai bagus dan tidaknya apa yang diunggah oleh orang nomor satu di Kabupaten Bandung tersebut.
"Menurut saya itu bukan solusi yang efektif dalam penanganan kemacetan. Perbaiki inftastruktur kendaraan umum dan pelebaran jalan, Aktifkan kembali KAI Kab. Bandung, buka tol daerah, semoga bapak bisa memahami," tulis akun @lisniawati.dwina
"Pak mending kasih solusi untuk jalur Cileunyi Cinunuk Cibiru aja yuk, soalnya gakuat banget macetnya;(," tulis akun @deaalzena
"Punteun pak, sepertinya antara masalah dan solusinya kurang nyambung, mungkin bapak bisa mengkonsultasikan dulu permasalahan ini dengan para ahli managemen transportasi, baru berbicara solusi program dan investasi. Salam sukses, haturnuhun," cetus akun @endahsilawati
@gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!