Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Rembug Bedas ke 46 di Neglawangi, Bupati DS : Wisatawan Semakin Meningkat, Insya Allah Perekonomiannya Makin Lancar

ED
Rabu, 20 September 2023 | 06:39 WIB
Bagikan
Rembug Bedas ke 46 di Neglawangi, Bupati DS : Wisatawan Semakin Meningkat, Insya Allah Perekonomiannya Makin Lancar

VISI.NEWS | KERTASARI - Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali menyelenggarakan Rembug Bedas yang ke 46 di gor Desa Neglawangi Kecamatan Kertasari pada Selasa (19/09/2023).

Kegiatan silaturahmi bersama warga masyarakat tersebut, dihadiri para kepala OPD, Forkopimcam dan para kepala desa Kertasari.

Bupati Bandung menyampaikan bahwa, di Kabupaten Bandung jumlah wisatawan dari luar daerah sangat meningkat setiap tahunnya, salah satunya ke wilayah Kertasari.

" Alhamdulillah tiap tahun saya lihat meningkat jumlah wisatawan, terutama di Kertasari, banyak destinasi wisata yang dikunjungi, " katanya.

Untuk memutar roda perekonomian warga, dikatakan kang DS sapaan akrab Dadang Supriatna itu, Pemerintah Kabupaten Bandung mempunyai target membuat 50 desa wisata per tahun.

" Kita telah menargetkan desa se Kabupaten Bandung, bagaimana bisa menjadi desa wisata, silahkan dari pa Kades juga mengusulkan sendiri keinginan menjadi desa wisata seperti apa, ada wisata keluarga, wisata kuliner atau apapun itu saya dorong," ujarnya.

" Banyak potensi, Justru ieu daerah kertasari teh aya sejarahna prabu siliwangi. aya titik 0 kilometer Cisanti, " imbuhnya.

Lebih lanjut, Dirinya mengintruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup, agar bisa memperbanyak lagi gerakan penanaman pohon di lingkungan Kertasari.

" Disini pusat air, aliran air disini harus dijaga, karena kalau tidak subur bagaimana ke wilayah lain dibawah menghidupi pertanian, perkebunan dan peternakan, " katanya.

Soal masalah pengangguran, Kang DS mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Bandung telah menggelontorkan Rp. 70 Miliar untuk program pinjaman bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

" Kalau dulu saya saat reses jadi anggota dewan, keluhan dari warga masyarakat pasti soal pengangguran, alasannya ga punya modal untuk usaha, punteun ekonomi lemah, nah untuk usaha saat ini tinggal meminjam ke BPR Kerta Raharja dan Bank BJB, bisa gunakan dan manfaatkan program saat ini, gak perlu bayar bunga, pokoknya saja, dan ini juga untuk mengatasi permasalahan Bang Emok yang sudah meresahkan," tuturnya.

" Banyak warga yang berselisih karena Bank Emok, jadi mulai bercerai berai, di Kemenag saja saya temui permasalah perceraian di Kabupaten Bandung 70% karena Ekonomi, 30% Istrinya sok nganjuk Bank Emok tanpa diketahui suaminya," tambahnya.

Sementara itu, dirinya mengatakan bahwa saat ini akses di jalan yang menghubungkan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut telah dilaksanakan. " Di desa Neglawangi ini yang berbatasan dengan daerah Garut, alhamdulillah akses jalannya telah kita laksanakan, dan hampir selesai, mudah-mudahan ini juga menjadi faktor perekonomian lancar, jalan lancar ekonomi harus lancar," ungkapnya. @gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.