Rembug Bedas di Pangalengan Diwarnai Permintaan Guru Ngaji Agar Dadang Supriatna Jadi Bupati Dua Periode
Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung karena disaat ada Ketua RT yang meninggal, mendapatkan santunan Rp 42 juta. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati atas program insentif guru ngaji yang sudah direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh penerima manfaat maupun masyarakat.
"Sudah banyak warga di Desa Warnasari yang sudah menerima bantuan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan," katanya.
Menurutnya, karena program Bupati Bandung banyak yang direalisasikan, sehingga banyak warga yang mendukung kepemimpinan Dadang Supriatna dua periode.
Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan bahwa pelaksanaan Rembug Bedas ini dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat.
"Rembug Bedas ini dina raraga ngarakeutkeun tali silaturahmi, ngawangun partisipasi, ngaguar aspirasi, bari mere solusi pikeun ngaronjatkeun pangwangunan ekonomi Kabupaten Bandung," katanya.
Dadang menjelaskan anggaran guru ngaji sebesar Rp 109 miliar per tahun dan terbesar di Indonesia. "Sudah 15.775 orang dicairkan," katanya.
Ia mengatakan guru ngaji datang ke sekolah, merupakan kebijakan dirinya. Sebelumnya, guru ngaji mengajar di rumah, masjid dan mushola.
Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna menjelaskan program tiga muatan lokal. Yakni, pendidikan Pancasila dan UUD 1945, pendidikan bahasa dan budaya Sunda, belajar mengaji dan menghafal Alquran.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!