VISI.NEWS | JAKARTA - Kecelakaan beruntun yang melibatkan sepuluh kendaraan terjadi di ruas Tol Cipularang KM 93 arah Jakarta, Kamis (5/3) sekitar pukul 20.18 WIB. Insiden di jalur yang dikenal memiliki kontur menurun itu menewaskan dua orang serta menyebabkan sejumlah korban luka-luka.
Peristiwa bermula ketika sebuah truk trailer Hino bernomor polisi B 9367 UEL melaju dari arah Bandung menuju Jakarta melalui lajur satu. Saat tiba di lokasi kejadian, truk tersebut mendapati antrean kendaraan yang melaju pelan akibat gangguan pada sebuah dump truck di depan.
Diduga pengemudi truk tidak sempat mengantisipasi kondisi tersebut, terlebih pada jalur yang lurus dan menurun. Kendaraan besar itu kemudian menabrak sejumlah kendaraan di depannya hingga memicu tabrakan beruntun.
Kanit Laka Satlantas Polres Purwakarta AKP Ryan Herisandi mengatakan, kecelakaan tersebut menyebabkan korban jiwa dan kerusakan pada sejumlah kendaraan.
“Akibat dari kejadian tersebut dua orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan enam orang luka ringan, serta kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan,” ujar Ryan saat dikonfirmasi, Jumat (6/3).
Polisi menduga kecelakaan dipicu oleh kegagalan sistem pengereman pada truk trailer tersebut. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
“Diduga kendaraan Hino Truck Trailer nomor polisi B 9367 UEL mengalami kegagalan fungsi pengereman,” kata Ryan.
Akibat insiden itu, total sepuluh kendaraan terlibat dalam tabrakan beruntun, terdiri dari truk kontainer, tronton box, mobil pikap, serta beberapa kendaraan penumpang. Beberapa kendaraan yang tercatat di antaranya pikap B-9718-VAF, Toyota Rush F-1308-AZ, Daihatsu Sigra T-1394-BJ, tronton box D-9481-AF, Hiace E-7666-AA, dan Toyota Raize T-1518-HO. Selain itu, satu unit Mazda Biante dan Toyota Agya juga turut terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Dua korban meninggal dunia diketahui merupakan penumpang mobil pikap B-9718-VAF, yakni Wisnu Nugroho (30) asal Tangerang Selatan dan Muhamad Reza (29) asal Depok. Sementara dua korban luka berat adalah pengemudi pikap Eman Wahyudi (35) asal Bogor dan pengemudi Toyota Agya Toto Sukanto (73) asal Bandung.
Enam korban lainnya mengalami luka ringan, termasuk seorang balita berusia satu tahun yang berada di dalam mobil Mazda Biante.
Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Rozak untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke pool derek Jatiluhur.
Operator jalan tol PT Jasamarga menyatakan proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara sempat membuat jalur tidak dapat dilintasi. Namun secara bertahap lalu lintas kembali dibuka.
“Pada pukul 20.59 WIB satu lajur telah dapat dilintasi dan pada pukul 21.43 WIB dua lajur telah dapat dilintasi kembali oleh pengguna jalan,” tulis Jasamarga dalam keterangan resminya.
Pihak Jasamarga juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas gangguan lalu lintas yang terjadi selama proses evakuasi berlangsung. @kanaya