Rektor Unisba Ungkap Kronologi Kekacauan Kampus Akibat Gas Air Mata
Kendaraan aparat datang dari arah Balubur Town Square dan langsung menembakkan gas air mata.
Sementara itu, pihak Polda Jawa Barat menyebut kejadian tersebut merupakan bagian dari patroli gabungan untuk meredam massa yang menutup jalan dan melempar molotov ke arah aparat.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, mengklaim tembakan gas air mata dilakukan dari jalan raya, dan gasnya tertiup angin ke arah kampus.
Insiden ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil, yang menuntut adanya evaluasi terhadap tindakan aparat serta perlindungan terhadap ruang akademik dari segala bentuk kekerasan. @ihda
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!