- Setelah lima bulan kisruh, PWI Pusat resmi memulihkan kepengurusan PWI Jawa Barat melalui pencabutan SK pembekuan dan perombakan struktur antar waktu.
VISI.NEWS | BANDUNG –
Konflik internal yang sempat membekukan roda organisasi
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
Jawa Barat akhirnya berakhir. PWI Pusat, melalui SK No. 373-PLP/PP-PWI/2025 yang diteken
Ketua Umum Hendry Ch. Bangun, mencabut pembekuan sekaligus mengembalikan kepengurusan masa bakti 2021-2026. Langkah ini diikuti penyempurnaan struktur melalui SK No. 374-PLP/PP-PWI/2025 yang menetapkan sejumlah pergantian dan penambahan pengurus baru.
Dalam SK yang ditandatangani Ketua Umum PWI Hendry Ch. Bangun, Sekjen Iqbal Irsyad, dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Irmanto tersebut menetapkan dua poin
penting. Pertama, pencabutan SK Nomor 320-PLP/PP-PWI/2025 tanggal 21 Maret 2025 tentang pembekuan kepengurusan PWI
Jabar dan SK Nomor 323-PLP/PP-PWI/2025 tanggal 22 April 2025 tentang penyempurnaan susunan pengurus. Kedua, memulihkan kepengurusan PWI Jabar sesuai SK Nomor 266-PGS/PP-PWI/2021 tanggal 3 September 2021 yang terakhir diubah dengan SK Nomor 216-PGS/PP-PWI/2024 tanggal 19 Juni 2024.
Dengan keluarnya SK No. 373-PLP/PP-PWI/2025, maka mandat Pelaksana Tugas (Plt) Pengurus PWI Jabar yang dibentuk berdasarkan SK Nomor 323-PLP/PP-PWI/2025 secara otomatis tidak berlaku.
Pemulihan ini merupakan
hasil rekonsiliasi antara Plt Pengurus PWI Jabar dan pengurus definitif, yang difasilitasi PWI Pusat melalui proses mediasi pada 31 Juli 2025.
Kesepakatan dalam mediasi tersebut menyetujui pencabutan pembekuan sekaligus pengembalian kewenangan penuh kepada pengurus hasil Musyawarah Provinsi (Musprov) 2021. Ketua PWI Provinsi Jawa Barat tetap dijabat oleh Hilman Hidayat, yang sebelumnya sempat dibekukan.
Selain mencabut pembekuan, PWI Pusat juga mengeluarkan SK No. 374-PLP/PP-PWI/2025 tentang Perubahan Pengurus PWI Jabar masa bakti 2021-2026. SK ini berisi penyesuaian struktur antar waktu, termasuk pergantian dan penambahan pengurus di sejumlah posisi strategis.
Di jajaran pengurus harian, terjadi perubahan pada
jabatan Wakil Ketua Bidang
Pembinaan Daerah yang semula dipegang Hardiyansyah, S.H. kini diamanahkan kepada HRM Dadang Donoroso, S.IP. Sementara itu, Hardiyansyah dialihkan sebagai Wakil Sekretaris.
Perubahan juga terjadi di Seksi Wartawan. Wawan Ruswana yang sebelumnya menjabat Wakil Sekretaris kini masuk ke Seksi Wartawan
Pendidikan. Selain itu, muncul sejumlah wajah baru di struktur kepengurusan.
Di antaranya, H. Arihta U. Surbakti, Deddy Julyawan, dan Herry Setiawan masuk ke Seksi Wartawan Advokasi dan Pembelaan Wartawan. H. Taufik Ilyas dan Ihsan Mahfudz mengisi Seksi Wartawan Pembinaan Daerah, Asep Syahrial di Seksi Wartawan
Kesejahteraan, Iswan Darsono di Seksi Wartawan Pendidikan, Mustari di Seksi Wartawan
Kerja Sama, serta Mustafid di Seksi Wartawan
Media Siber dan Multimedia.
Dengan selesainya proses rekonsiliasi ini, diharapkan PWI Jawa Barat dapat
kembali fokus menjalankan program organisasi dan memperkuat
solidaritas antaranggota. Kepengurusan yang telah dipulihkan ini juga diharapkan mampu menjaga marwah PWI sebagai organisasi profesi wartawan yang independen dan solid di tengah dinamika media saat ini.
@uli