Registrasi ASEAN Business Awards 2023 Telah Dibuka: Membuktikan Kemajuan Ekonomi di ASEAN

ED
Senin, 5 Juni 2023 | 12:25 WIB
Bagikan
Registrasi ASEAN Business Awards 2023 Telah Dibuka: Membuktikan Kemajuan Ekonomi di ASEAN

VISI.NEWS | JAKARTA - Arsjad Rasjid, Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC), membuka tahap registrasi ASEAN Business Awards (ABA) 2023. Penghargaan bergengsi ini mengapresiasi dan menganugerahi berbagai pencapaian perusahaan, UMKM, serta individu di ASEAN.

ABA 2023 merupakan bentuk komitmen dan dukungan nyata dari industri, UMKM, dan individu terhadap kemajuan, inovasi, inklusi, peran penting, dan pertumbuhan berkelanjutan di ASEAN.

Registrasi ABA 2023 dibuka pada 29 Mei dan ditutup pada 14 Juli.

ABA 2023 terdiri atas delapan pilar penghargaan, termasuk lima penghargaan untuk korporasi dan UMKM, serta tiga penghargaan untuk peserta individu. Secara total, ada 13 kategori penghargaan yang meliputi beragam sektor dan bidang.

Lima pilar penghargaan bagi perusahaan berskala besar dan UMKM adalah Transformasi Digital, Pembangunan Berkelanjutan, Ketahanan Pangan, Ketahanan Kesehatan, serta Fasilitas Perdagangan dan Investasi. Pilar-pilar tersebut melibatkan 10 kategori penghargaan, seperti The Bionic Company, The Best CX (Customer Experience), Net-Zero Leader, Plastic Waste Circularity, Sustainable Crop Production, Tech for Sustainable Agriculture, Health Innovation, Corporate Health Achievement, Export Growth, serta Innovative Investment.

Pada kategori individual, ABA 2023 mencakup tiga kategori penghargaan: Women, Youth, dan Friends of ASEAN. Setiap kategori memiliki penghargaan spesifik, yakni ASEAN Women Leader, ASEAN Under 40, dan Friends of ASEAN.

Untuk mengikuti penghargaan ini, perusahaan berskala besar harus didirikan di salah satu negara anggota ASEAN, dan minimum 50% sahamnya dimiliki negara anggota ASEAN, paling sedikit beroperasi di dua negara anggota ASEAN selama minimum lima tahun, serta membukukan pendapatan tahunan di atas US$10 juta.

Bagi kalangan UMKM, minimum 50% sahamnya dimiliki oleh negara anggota ASEAN, minimum beroperasi selama dua tahun di salah satu negara anggota ASEAN, serta membukukan pendapatan tahunan di bawah US$10 juta.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.