REFLEKSI | Usia Senja
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
UMUR ada batas waktunya. Ia akan mengingatkan kita pada tiga perkara yang pasti akan menjadi pesan buat kita untuk segera merubah sikap, karakter, dan menjalankan kebaikan pada akhir sisa kita hidup.
Adapun yang pertama keuzuran, dimana kulit mulai keriput, mata mulai merabun, rambut yang mulai beruban, dan fisik mulai melemah.
Kemudian yang kedua pikiran, cara berpikir kita mulai melemah, bahkan, sebagian menuju kepikunan, dan kembali seperti ke sifat anak kecil.
Yang ketiga adalah, ditinggalkan teman-teman yang sudah mendahului, yang akan menginggatkan kita, bahwa kita masih diberi kesempatan terakhir untuk merubah diri, sesegera mungkin, dan merubah semua perspektif hidup kita yang tak lagi berkutat berpikir keduniaan, yang ingin ini dan ingin itu.
Obsesi pada sesuatu yang belum terraih oleh kita pada masa tua ! Adalah sesuatu yang akan membuat kita sibuk mengejar angan-angan, mengejar kebutuhan dunia, dan dunia telah memalingkan kita, hingga kita lupa apa yang harusnya urgent kita bangun, dan memanfaatkan sisa usia kita.
Yaa, disini kita harus segera tersadar, karena waktu sudah dekat, hari sudah menyenja, kegelapan dan malam akan kita jelang. Dan satu-satunya persiapan terbaik kita adalah mempersiapkan malam panjang kita dengan lampu-lampu terang yang harus kita persiapkan, dengan memperbanyak amal kesalehan kita.
Amal saleh, kebaikan diri, dan kebermanfaatan diri kita yang terasa oleh orang lain, merupakan suatu yang akan menjadikan manusia berarti keberadaannya dimana ia berada, berarti keberadaannya saat ia hidup di dunia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!