REFLEKSI | Taubatnya Para Pelakon Hidup

ED
Sabtu, 11 Juni 2022 | 07:30 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Taubatnya Para Pelakon Hidup

Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.

TAUBAT merupakan jalan kembalinya diri pada rengkuhan Illahi, setelahnya kita tersadar untuk memperbaiki diri, dan mensucikan keadaan lahir batin kita, sehingga kita kembali pada fitrahnya sebagai manusia, menjadi seorang hamba yang memiliki ketaatan dan menjauhi segala apa yang Allah larang.

Taubat merupakan bentuk penyesalan kita pada Allah, dan berjanji untuk tidak mengulangi kembali segala perbuatan buruk kita, yang yang Allah larang. Taubat adalah kekuatan tekad kita, untuk berjalan di atas aturan dan pedomanNya, sehingga proses taubat kitab pun akan dilakukan dengan bersungguh-sungguh dengan taubatan nasuha.

Manusia setiap saat selalu ada dalam kekhilafannya, baik yang sudah merasa benar menurut dirinya, apalagi yang jauh dari tuntunan agama, dan ketentuan Allah.

Taubat merupakan jalan keselamatan bagi manusia yang menyadari kesalahan dan kekhilafan dirinya.

Kesadaran manusia untuk bertaubat, seperti kesadarannya manusia yang belum beriman dalam mendapatkan hidayah, pertolongan Allah.

Tidak semata-mata Allah hadirkan kesadaran pada manusia pendosa jika Ia (Allah) tak memberikannya Hidayah.

Dan hidayah itu juga bagai sebuah hadiah istimewa yang tidak diberikan begitu saja pada manusia pendosa, jika Allah tak memiliki rencana atau skenario peran buat dirinya, yang akan ia jalankan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.