REFLEKSI | Salah Jalan
Perjalanan Nabi Adam dalam menemukan Siti Hawa... Merupakan sebuah gambaran, bahwa setiap pendosa, yang salah jalan, mesti mengikuti jejaknya Adam.
Jejak untuk menemukan kekasihnya yang hilang, yakni hati sucinya... Karena hati suci inilah, nanti yang akan menunjukan jalan ketenangan, yang mampu menghantarkan dirinya bisa menemukan jalan kebenaran, jalannya menuju cahayanya Tuhan, dan sekaligus jalan ia mendapat kedamaian jiwa. Alhamdulillah.
Semua Nabi pun selalu meminta ampun, dan permohonan ampun yang dasyat, ada pada kisah Nabi Yunus, saat ia meninggalkan umatnya, hingga Allah menghukumnya, ia tertelan Ikan Nun, hingga Nabi Yunus akhirnya tersadar, dan ia memohon ampunan Allah, dengan doa nya yang Masyur itu.
“Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin”. (Artinya: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim/aniaya).
Subhanallah, Maha Suci Allah dengan semua pengkisahan yang mampu menjadikan kita manusia yang selalu mensyukuri nikmat.
Alhamdulillah.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!