REFLEKSI | Pernahkah Namamu Disebut dan Dipanggil Allah ?
Ada keistimewaan apa pada sholawat? Padahal warta Allah itu, sudah sedemikian berdampingan dengan keseharian kehidupan kita dalam keberagamaan yang kita yakini ini.
Lantas di mana informasi, yang memberikan sinyal, tanda, perlambangan, bahwa kita bisa sering disebut, dan dipanggil nama kita secara khusus oleh Allah !
Yaa, hal ini ada pada keagungan, dan keistimewaan dalam bersholawat ! Dalam sholawat Itulah ada pintu masuk rahasia, agar Allah langsung melihat kita, menyayangi kita, memberi keberkahan pada kita, sekaligus nama kita akan Ia panggil berkali kali, dengan kelipatan yang dijanjikan, saat kita bersalawat pada Nabi besar Muhammad SAW.
Itu sangat dahsyat. Sangat menggembirakan. Sebuah ketuk palu, mensahkan kepastianNya. Kita sangat tersanjung, Allah memanggil nama kita, dengan kita mau bersholawat.
Lalu apa dalilnya ? Yaa, seperti biasa manusia, khususnya umat Islam Indonesia, pasti mengajukan pertanyaan seperti ini ! Bisa jadi pertanyaan ini muncul, karena merasa takut tertipu, takut dikelabuhi, takut zonk, padahal jika tak diiming-imingi informasi inipun, tetap fadhilah sholawat itu ia akan dapatkan. Dalil seperti seperti penuntas sebuah kehausan umat atas dahaganya.
Banyak sekali dalil yang menunjukkan keutamaan, dan keistimewaan membaca salawat Nabi. Anjuran untuk bersalawat itu bisa dapat kita ditemukan dalam Al-Qur’an dan hadits. Anjuran membaca sholawat pertama sekali dapat ditemukan pada Surat Al-Ahzab ayat 56:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Artinya, “Sungguh Allah dan malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi Muhammad SAW. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kalian untuk Nabi. Ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Surat Al-Ahzab ayat 56).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!