REFLEKSI | Modal Dakwah
Yaa, aspek perjuangan syiar Islam itu tak lepas dari harus adanya penunjang, modal awal, harta yang harus kita miliki, dan kita siapkan.
Lihat sejarah bagaimana Nabi Muhammad SAW melakukan syiar Islamnya, ia harus kaya terlebih dahulu, maka Allah menjadikannya seorang saudagar kaya, pengusaha muda prospektif, yang kemahirannya dalam berniaga, kemudian di lirik oleh Khadijah Binti Khuwailid, konglomerat Mekkah saat itu, yang memiliki feeling prediksi membaca diri Muhammad kala itu, yang akan menjadi sosok seseorang yang akan mampu menggetarkan dunia.
Dua pengusaha saling menyatu, Khadijah Binti Khuwailid akhirnya jadi istri Muhammad, maka kekuatan finansial yang dimiliki, sungguh luar biasa telah ada dalam genggaman Muhammad kala itu, hingga jalur pertemanan pun, membuka akses untuknya, hingga bisa berteman dengan kalangan jet set lainnya yang merupakan miliader pada masanya, yakni Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan Usman bin Affan, yang kemudian mereka berdua menjadi pilar pengokoh kekuatan dakwah Muhammad, setelahnya beliau diangkat menjadi Nabi.
Bagaimana perjuangan Nabi SAW dengan modal harta yang ia telah miliki, itu menjadikannya orang yang disegani dikalangan masyarakat Mekkah saat itu. Ia tampil menjadi sosok yang sangat diperhitungkan keberadaannya, hingga pengaruh itu mampu bertahan beberapa waktu, sampai akhirnya kalangan kafir Mekkah mulai sadar, pengaruh Nabi SAW dengan hartanya, begitupun pengaruh para sahabat dengan hartanya, ini mampu menarik kalangan lemah, hingga mereka serasa dapat perlindungan dengan mengikuti ajaran nabi kita yang meneduhkan.
Yaa, harta merupakan modal awal perjuangan Islam yang harus kita miliki, tampa itu, kita buta, tidak bisa membaca dari sejarah, bagaimana cara awal saat Nabi SAW melakukan syiar Islamnya.
Dakwah, syiar Islam, memperjuangkan Islam, menebar kebaikan semangat Islam, merupakan cara kita membumikan agama Allah di muka bumi, membesarkan agama Allah adalah jihad besar kita semuanya, dan jadikanlah diri kita manusia kaya raya, yang dengan kekayaan kita itu, harta kita bisa kita gunakan sebagai modal dakwah dan perjuangan Islam kita, di negeri tercinta ini.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!