REFLEKSI | Menjadi Tua Berguna
Oleh Bambang Melga Suprayogi
MENJADI tua merupakan keniscayaan, kita semua akan sampai pada keuzurannya pada suatu saatnya nanti.
Yaa, masa tua merupakan masa transisi, masa persiapan yang harusnya kita fahami.
Dan apa-apa yang menjadi kebiasaan kita di saat muda, jika kebiasaan itu baik, dan dibekali kesalehan, maka pada masa tua kita pun, kebiasaan baik itu semakin menguat, dan jejak kesalehan masa muda akan sangat tampak, dan kebiasaan masa muda kita itulah, yang bisa menempatkan diri kita, untuk mendapatkan bekal buat meniti masa tua yang lebih baik... Alhamdulillah.
Lalu bagaimana dengan yang sebaliknya ? Banyak yang lupa pada usia tuanya !
Banyak yang tidak mempersiapkan diri memasuki masa tua. Hingga semakin tua semakin menjadi, atau tua-tua keladi, itu banyak di alami oleh mereka yang tidak ingat pada usia, sehingga ia lupa, apa yang seharusnya ia persiapkan dalam menjemput hari akhir dalam hidupnya.
Yaa, usia perjalanan hidup manusia itu tak terasa. Kita bagai di sayat pedang tajam, yang seakan menusuk kita, namun kita tak sadar sedang tertusuk tajamnya pedang.
Tahun berganti tahun, dekade berganti dekade, dan akhirnya kita sampai pada pintu gerbang kematian, dengan di tandai, mulai merapuhnya fisik kita, dan berkurangnya kekuatan kita.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!