REFLEKSI | Menjadi Tua Berguna
Akan hadir pada semua manusia, masa dimana seluruh ketampanan, fisik yang kuat, dan harta benda yang kita miliki, menjadi sesuatu yang tak bisa menolong kita untuk masuk ke fase akhir kehidupan, dengan di tandai menjadi tua, renta, dan tak berdaya.
Apalah gunanya harta ketika kita tua dan semakin pikun. Apalah gunanya ketampanan dan kecantikan pada masa muda, karena ketika semuanya menua, jejak ketampanan atau kecantikan itu sudah tak ada, dan tak berguna sama sekali untuk kita banggakan.
Bangga pada masa lalu, yang tak memiliki jejak kebaikan... Itu bukan suatu kebanggaan ! Dan itu bukan suatu kebaikan yang membawa maslahat, dan tak harus kita bangga, akan cerita masa lalu kita yang kelam, sebab aib kita telah Allah tutupi.
Saat menjadi tua, maka yang harus kita lakukan, adalah.... Kita siap menjadi tua, dengan membawa satu semangat, bahwa kita siap menjadi manusia bijak.
Menjadi tua harus membawa kita pada, kesadaran menjadi manusia yang semakin berarti.
Hingga masa tuanya kita, bisa menguatkan, dan membawa semangat keteduhan, dan kedamaian.
Sekaligus, masa tuanya kita, menjadi manusia yang dibutuhkan ilmunya, pengalamannya, dan pemikirannya bagi masyarakat, bangsa, dan negara, serta agama.
Itulah masa tua yang menjadikan kita berguna. Menjadikan kita manusia bermanfaat. Dan menjadi tua yang membawa maslahat, kebaikan untuk semuanya, bagi semesta yang membutuhkan manusia unggul.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!