REFLEKSI | Menjadi Sederhana
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
PARA sahabat Nabi SAW itu adalah sosok-sosok teladan, yang sikap, pikiran, dan karakternya terus mencoba menyelaraskan semuanya dengan karakter Nabi, mereka betul-betul mengcopy paste pribadi Nabi dalam keseluruhannya untuk mereka tiru.
Abu bakar adalah salah satunya, ia seorang kaya, pengusaha handal, yang hartanya berlimpah ruah, sama seperti Nabi saat Nabi di topang oleh istrinya Khodijah ra, dua pasangan ini adalah orang yang terkenal akan kekayaannya, dan Nabi sendiri adalah seorang yang memiliki strategi jitu dalam melakukan perniagaan yang mampu membawa keuntungan berlimpah untuk istrinya, setiap kali beliaunya melakukan perjalanan perdagangan.
Harta yang Nabi SAW miliki, harta yang Abu Bakar Ash Shiddiq punyai, begitupun dengan harta Usman bin Affan, adalah harta yang menjadi modal besar bagi mereka untuk mencapai ridho illahi, dalam membangun dan membiayai perjuangan Islam, yang saat itu perlu biaya tidak sedikit, dan pastinya sangat besar, dalam membangun kebesaran agama Allah yang mereka harapkan, dan Allah inginkan.
Dan untuk tujuan mulia itulah mereka sadar, perjuangan tampa di sokong oleh adanya bentuk pengorbanan dengan taruhan harta, adalah hal semu, kepura-puraan, omong besar, dan tidak menunjukan totalitas sebagai manusia yang mencintai khaliqnya, Allah SWT.
Bagi mereka, para sahabat Nabi, Abu Bakar, Usman bin Affan, Umar bin Khattab, Ali bin Abi Thalib, harta bisa menjadi penjara kemuliaan, penjara keagungan, penjara kesolehan, dan penjara ketaatan yang mampu mengalihkan cinta mereka pada Allah.
Sehingga cara mereka memanfaatkan harta, semuanya benar-benar digunakan untuk kemaslahatan umat, memajukan perjuangan Islam, dan para sahabat, mereka total mengikut cara hidup Nabi sepenuhnya. Dalam kesederhanaan, dalam membangun kemuliaan ahlaq, cinta umat, dan mementingkan umat dibanding diri dan keluarganya sendiri.
Sampai-sampai Putri Abu Bakar Ash Shiddiq, yakni Aisyah, ia tak mendapat sepeserpun harta yang diwariskan dari Abu Bakar Ash Shiddiq, yang terkenal kaya raya itu. Bahkan untuk kain kafan ayahnya pun, Aisyah bingung ! Aisyah adalah putri Abu Bakar Ash Shiddiq, istri dari Nabi kita Muhammad SAW.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!