IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

REFLEKSI | Menginggat Jasa

ED
Rabu, 21 Desember 2022 | 09:34 WIB
Bagikan

Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.

RASULULLAH adalah seorang manusia luar biasa, yang telah berhasil membangun kesadaran umatnya untuk memiliki rasa menghargai, menghormati, bahkan memberi perintah wajib kita umatnya, untuk bisa melindungi saudaranya sendiri, dan orang lain, sehingga haram hukumnya untuk menyakiti.

Perih rasanya bila kita tersakiti ! Sakit rasanya bila kita terluka'i !

Adakah kita bisa menjaga perasaan orang lain ? Bisakah kita tak menyakiti hati, perasaan, dan harga dirinya.

Jika sudah keluar dari lubang kesempitan, dan pertolongan itu akibat musababnya seseorang yang telah mengangkat kita dari keterpurukan, Allah menghendaki ada peran dari si penolong yang Allah ujikan pada yang ditolong.

Jadi pertolongan Allah lewat seseorang itu adalah bentuk ujian ! Bentuk ujian pada yang di tolong.

Nah sadarkah kita untuk bisa membalas budi ! Setidaknya tahu bahwa tampa jasanya, kita bisa jadi masih ada dalam lubang kehinaan dan keterpurukan.

Di sinilah masalahnya dalam umat kita !

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.