REFLEKSI | Mengapa di Al Qur'an ada Surat At Tin?
Teks dalam ayat Al Qur'an memiliki aspek penekanan pada makna yang sebetulnya luas, tidak sempit, dan memiliki potensi pengalian yang mendalam.
Hingga wajar beberapa ahli tafsir pun, melihat konteks mencari keterkaitan, dari hal yang khusus pada bab setiap pencerah sesungguhnya Allah utus sebagai nabi nabi yang tak terbilang banyaknya, yang di utus pada setiap umat sebagai pencerah atau menerang, sehingga perlu dipahami, ajaran ajaran kebaikan yang dibawa para pencerah, Nabi, Rosul, tentunya datang dari sang sumber pencerah Allah SWT....tiada lain.
Iqro mengajarkan kita untuk bisa membaca. Tiga kali di ajak Nabi kita Muhammad agar berulang dan bisa mencobanya, oleh Jibril. Malaikat Jibril, menegaskan Sang Nabi, bahwa ia mampu, bisa, dan memastikan bisa...
Hingga pertemuan pertama dengan Jibril itulah nabi kita mendapat pencerahan, kesempurnaan akal Budi, rasa, dan pengetahuannya, seperti halnya para nabi dan pencerah pada umat lainnya.
Bersyukurlah kita, bahwa Sanya kita di bekali banyak contoh manusia manusia paripurna yang sempurna, seperti halnya Nabi kita, para sahabat beliau tabiin, kemudian Tabi'ut Tabi'in atau Atbaut Tabi'in adalah generasi setelah Tabi'in, para wali, dan guru guru Mursyid yang mulia.
Belajarlah kita, dari perjuangan mereka yang disebutkan di atas, dalam mencapai kesempurnaannya. Belajarlah kita dari cara ia meraih kepercayaan orang untuk mempercayainya.
Dan belajarlah kita dari kegigihannya, membangun karakter diri menjadi manusia utama, manusia paripurna seperti hal yang nabi inginkan untuk umatnya....amin.
Nabi banyak memberi pemahaman, pembelajaran, dan contoh kebaikan. Perdalam wawasan kita, pelajari banyak ilmu yang bermanfaat agar hidup kita bisa jadi maslahat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!