IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

REFLEKSI | Mengapa di Al Qur'an ada Surat At Tin?

ED
Senin, 14 November 2022 | 09:02 WIB
Bagikan
REFLEKSI |  Mengapa di Al Qur'an ada Surat At Tin?

Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.

SEMUA kitab suci, mengajarkan banyak kebaikan dan kebenaran, yang menuntun pada jalan lurus untuk mencapai kesempurnaan diri.

Banyak ajaran yang baik, bagus, benar, dan lurus, untuk menjadi pegangan umatnya, agar memiliki pandangan dan pemahaman yang luas dan mendalam pada petunjuk yang benar, agar manusia pada akhirnya tidak merugi nantinya.

Ingat peristiwa Budha dengan pohon bodhinya yang di bawah pohon tersebut, akhirnya Budha mendapatkan pencerahan, mencapai kesempurnaan, dengan sebutan Sakyamuni, artinya, orang yang mencapai kebijakan dari kaum Sakya, yang hingga akhirnya, sang Budha menjadi pencerah bagi kaumnya.

Pohon tempat Budha bersemedi itu sangat popular di kalangan penganut Budha. Bagi mereka, pohon ini disebut sebagai pohon Ara (pohon tin/bodhi) yang suci atau dalam bahasa mereka disebut sebagai "Ajabala.”

Lalu mengapa di Al-Qur'an ada surat At Tin ?

Adakah hubungannya dengan mencapai kesempurnaan ?

Kenapa Pohon Tin ?

Teks dalam ayat Al Qur'an memiliki aspek penekanan pada makna yang sebetulnya luas, tidak sempit, dan memiliki potensi pengalian yang mendalam.

Hingga wajar beberapa ahli tafsir pun, melihat konteks mencari keterkaitan, dari hal yang khusus pada bab setiap pencerah sesungguhnya Allah utus sebagai nabi nabi yang tak terbilang banyaknya, yang di utus pada setiap umat sebagai pencerah atau menerang, sehingga perlu dipahami, ajaran ajaran kebaikan yang dibawa para pencerah, Nabi, Rosul, tentunya datang dari sang sumber pencerah Allah SWT....tiada lain.

Iqro mengajarkan kita untuk bisa membaca. Tiga kali di ajak Nabi kita Muhammad agar berulang dan bisa mencobanya, oleh Jibril. Malaikat Jibril, menegaskan Sang Nabi, bahwa ia mampu, bisa, dan memastikan bisa...

Hingga pertemuan pertama dengan Jibril itulah nabi kita mendapat pencerahan, kesempurnaan akal Budi, rasa, dan pengetahuannya, seperti halnya para nabi dan pencerah pada umat lainnya.

Bersyukurlah kita, bahwa Sanya kita di bekali banyak contoh manusia manusia paripurna yang sempurna, seperti halnya Nabi kita, para sahabat beliau tabiin, kemudian Tabi'ut Tabi'in atau Atbaut Tabi'in adalah generasi setelah Tabi'in, para wali, dan guru guru Mursyid yang mulia.

Belajarlah kita, dari perjuangan mereka yang disebutkan di atas, dalam mencapai kesempurnaannya. Belajarlah kita dari cara ia meraih kepercayaan orang untuk mempercayainya.

Dan belajarlah kita dari kegigihannya, membangun karakter diri menjadi manusia utama, manusia paripurna seperti hal yang nabi inginkan untuk umatnya....amin.

Nabi banyak memberi pemahaman, pembelajaran, dan contoh kebaikan. Perdalam wawasan kita, pelajari banyak ilmu yang bermanfaat agar hidup kita bisa jadi maslahat.

Pemahaman kita akan membentuk karakter kita. Pengetahuan kita akan menjadikan kita memiliki pribadi yang kuat, berprinsip, dan tak bisa goyah kepribadiannya.

Masuki hidup dengan penuh makna. Hidupkan hidup dengan banyak cerita. Pastikan kita banyak memberi manfaat. Hidup dan kehidupan kita akan memiliki nilai luar biasa bagi kemanusian... insyaallah.

Manusia yang paling baik adalah, manusia yang paling banyak bermanfaat bagi kehidupan dan kemanusiaan, seperti halnya para Nabi, sebelum kita, insyaallah.

Alhamdulillah.***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.