REFLEKSI | Masjid Umat
9. Penting pengurus DKM nya harus menjadi anggota ranting Dewan Masjid Indonesia (DMI) setempat, sehingga selalu bisa berkoordinasi untuk urusan kemasjidan.
10. Penting pengurus DKM setiap masjid memiliki visi dan misi hendak dibawa kemana masjid tersebut dalam masa kepemimpinan pengurus yang sedang diamanahi ini, sehingga jelas proyeksi kemajuan masjid umat itu kedepannya.
11. Pentingnya pengurus DKM memiliki terobosan inovatif dalam berkegiatan, dan membangun kedekatan dengan masyarakatnya, sehingga kedekatan dengan seluruh komponen masyarakat, mampu berdampak baik untuk kemajuan masjid sebagai wujud cita-cita bersama, menjadikan masjid unggul dan berkualitas kedepannya.
12. Setiap habis masa bakti kepengurusan DKM, masyarakat, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW mendapatkan undangan untuk menghadiri pertanggungjawaban masa bakti dari pengurus DKM yang telah usai masa kerjanya, sehingga bisa menyaksikan acara serah terima dari menyerahkan catatan pembukuan kas, dan catatan aset yang ada dan yang telah bertambah kepada pengurus baru yang terpilih.
Inilah cara sebagai antisipasi kontrol masyarakat untuk mendapatkan pengurus DKM yang terbaik di periode berikutnya, sehingga masa kelam dari amanah yang tidak bisa dijalankan tidak terjadi lagi, dan jadi rahasia umum di lingkungan masyarakatnya.
Mari kita jadikan Masjid dilingkungan kita sebagai masjid umat kebanggaan lingkungan setempat. Hidup masjidnya, bahagia masyarakatnya.
Bekerja ikhlas dan cerdas untuk pengurus masjid, bukan berarti tanpa imbalan, ada hal yang bisa diupayakan bagi kesejahteraan pengurus DKM jika bisa meraih hati masyarakat di lingkungan sekitar masjidnya, dan untuk hal ini, akan penulis ungkap di tulisan berikutnya, insyaAllah.
Alhamdulillah.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!