REFLEKSI | Masjid Umat
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
MASIH menyisakan pekerjaan rumah yang lumayan besar, jelimet, dan perlu waktu, dalam pembenahan masjid di wilayah kita, dimana pun masjid itu berada, khususnya di Jawa Barat.
Pokok pangkalnya adalah hal klasik, masjid oleh sebagian besar para pengurusnya, DKM-nya, masih dianggap saat ia menjabat sebagai asetnya, sebagai kepemilikan pribadi oleh pengurusnya, sehingga perasaan memiliki masjid umat, menjadi dilema yang tentunya selalu memberi celah adanya penyalahgunaan amanah, tidak adanya keterbukaan, yang seharusnya menjadi tabu untuk dilakukan secara berjamaah, hingga pengurus yang lainnya tak berdaya meluruskannya, karena suara signifikan ada pada pengurus inti yang mampu menyetir haluan masjid yang ia pegang.
Masjid harusnya tak lepas dari kontrol masyarakat disekelilingnya, peran serta masyarakat yang aktif dalam berkontribusi pada masjid umum milik masyarakat, bukan hanya tanggung jawab pengurus DKM nya saja. Tapi menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat, dan pengurus RT ataupun RW di lingkungan setempat.
Sehingga masjid betul-betul menjadi unsur penguat kemasyarakatan, dan tidak bisa lepas, diluar kontrol komponen masyarakat itu sendiri.
Masjid adalah etalase spiritual masyarakat setempat. Ia wajah kesinergian yang harus mencirikan semangat masyarakatnya, semangat keberagamaannya, semangat pembangunan akhlak ruhani masyarakat itu sendiri, sehingga walau berbeda dalam pandangan khilafiyahnya, namun toleransi dan saling memperlihatkan semangat guyub dalam masyarakat setempatnya tidak surut atau bahkan hilang.
Bagaimana agar masjid umat tidak disalahgunakan dan diselewengkan keberadaannya :
1. Bisa di mulai dari pemilihan ketua DKM-nya, yang melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam lingkungan tersebut. Ini akan menekan munculnya segelintir orang dengan maksud tertentu, yang akan memberi celah masjid jadi masjid eklusif untuk golongannya sendiri, yang nantinya akan membuka konflik horizontal dengan seluruh lapisan masyarakat itu sendiri bila ini terjadi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!