REFLEKSI | Lupa Berterimakasih

ED
Rabu, 21 Februari 2024 | 07:06 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Lupa Berterimakasih

Oleh Idat Mustari

SANGAT dan bisa dipastikan seseorang yang tidak bisa berterimakasih kepada manusia, maka tak akan punya kemampuan berterimakasih kepada Allah. Allah tak akan mendengar komat kamit bibir bacaan 'alhamdulillah' ratusan kali, orang seperti itu.

Habib Ali Al Jufri berkata "Jika tanganmu pendek untuk membalas kebaikan seseorang maka panjangkanlah lisanmu untuk mendoakannya."

Entah berapa sering kita memanjatkan doa pada Allah agar orang-orang yang telah berbuat baik memperoleh ampunan, kemuliaan dan rupa rupa kebaikan lainnya, atau justru tak pernah sama sekali.

Terimakasih kita yang utama adalah kepada kedua orang tua. Bersyukurlah kalau masih ada karena bisa berterimakasih kepada mereka dengan membalas kebaikan mereka dengan nyata dan doa. Bagi mereka yang orang tuanya telah tiada, maka berterimakasih dengan doa.

Sungguh siapapun anak yang tak pernah berdoa untuk kedua orang tuanya maka Allah akan cabut kenikmatan dan keberkahan hidupnya.

Tentu saja berterimakasih  bukan hanya kepada orang tua melainkan juga kepada siapapun yang telah berbuat baik pada kita. Balaslah kebaikan orang dengan air susu bukan dengan air tuba.

Memang manusia suka lupa pada orang yang telah berbuat kebaikan. Ada istilah orang sunda, "beda keur butuh." Namun manusia pada umumnya seperti itu, digambarkan dalam QS. Al-Isra, 17: 67, ”Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia. Maka tatkala Dia menyelamatkan kamu ke daratan, kamu berpaling. dan manusia itu adalah selalu tidak berterima kasih.”

Ya Allah ampunilah orang orang yang telah berbuat baik pada diriku, Muliakanlah mereka dunia da akherat.***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.