REFLEKSI | Kita "Media"-nya Tuhan
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
CERITA, kisah, hikayat, dongeng, semuanya itu bermuatan isi dengan makna-maknanya. Kita belajar dari semua apa yang kita dengar, kita memahami dan mengerti sesuatu, dari apa yang telah jadi pengalaman-pengalaman manusia sebelumnya.
Maka Tuhan memberi kita satu pembelajaran untuk bekal kehidupan, dari semua gambaran apa yang telah terjadi dimasa lalu, maupun masa sekarang, bahkan yang ada disekelilingnya sebagai sebuah pembelajaran kehidupan.
Manusia hanya tinggal mentafakurinya saja, hidup sudah penuh dan sarat dengan media-media pembelajaran yang Tuhan tunjukan untuk kita bisa baca sebaik-baiknya, tentunya tinggal mau atau tidaknya kita merenungi setiap kejadian. Sehingga tidak terulang hal yang pernah terjadi di masa lalu.
Manusia memerlukan media sebagai pengantar pesan untuk bisa kita terima informasi apa yang disampaikan, kitab-kitab suci jelas itu medianya Tuhan, didalamnya banyak informasi, petunjuk, pembelajaran-pembelajaran kisah masa lalu, larangan, dan berita gembira. Pun begitu, kumpulan karya-karya manusia masa lalu yang tercatat, atau pun hikayat-hikayat yang disampaikan lewat tutur yang masih kita dengar lewat penyampaian secara verbal, komunikasi langsung dengan lisan maupun tertulis, itu merupakan media.
Lantas kita manusia itu sendiri sebagai apa ?
Kita pelaku, yang berperan sebagai pelakon kehidupan. Baik atau buruknya kita adalah sesuatu yang bisa orang lihat, dan di ambil pembelajarannya.
Jika kita baik, berkontribusi besar bagi kehidupan, maka kita telah melakukan amal saleh, yang semuanya itu direkam dalam catatan ingatan manusia, sehingga kita bisa menjadi sumber inspirasi, rujukan, refrensi, dari adanya kebermanfaatan diri. Begitupun sebaliknya, manusia dengan kontribusi buruk, ia menjadi pembelajaran negatif yang sama tercatat dalam memori manusia di masanya, dan itu terus di ingat, sampai batas waktu tertentu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!