REFLEKSI | Jangan Seperti Lilin

ED
Jumat, 5 Mei 2023 | 05:10 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Jangan Seperti Lilin

Oleh Idat Mustari

KU NASEHATI diriku sendiri mungkin juga dirimu, bahwa hidup ini bukan hanya tentang diri sendiri tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dengan orang lain, terutama keluarga.

Berbagi kebahagian dengan orang lain itu bagus dan harus, tetapi jangan sampai melupakan - mempersulit diri sendiri. Sebuah keharusan menolong  orang lain, tetapi tidak lantas dengan merugikan diri sendiri.

Sungguh sebuah kekonyolan jika ada seseorang menceburkan diri ke danau yang dalam demi menolong orang lain yang sedang tenggelam, padahal ia sendiri tidak bisa berenang.

Memperhatikan diri sendiri merupakan hal yang sangat penting, sebab diri sendirilah yang kelak diminta pertanggung jawaban. Begitupun orang lain bertanggungjawab akan diri mereka sendiri.

Ibnu Qudamah al-Maqdisi berkata,"Sejatinya orang yang membinasakan dirinya demi upaya untuk memperbaiki orang lain adalah orang yang bodoh. Dia seperti orang yang dimasuki kalajengking di bawah pakaiannya sementara dia justru mengusir lalat yang hinggap di tubuh orang lain."

Bersedekah itu  baik dan dianjurkan, namun itupun, tidak boleh berlebih-lebihan yang kemudian melupakan diri sendiri.”Dan (termasuk hamba-hamba Rabb Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar.” (QS. Al-Furqan : 67).

Jelas  bahwa Islam tidak ingin pemeluknya hidup seperti lilin. Lilin adalah perumpamaan orang yang rela memberi cahaya untuk orang lain, tetapi ia pun rela membakar dirinya sendiri.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.