REFLEKSI | Jaga Marwah Agama

ED
Minggu, 31 Juli 2022 | 05:54 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Jaga Marwah Agama

Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.

AGAMA itu akhlak. Agama itu perilaku. Maka turunnya Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para Nabi, adalah untuk membenahi akhlak, dan menuntun pada perilaku teladan, yang beliaunya contohkan untuk umatnya, agar umat meniru, menduplikasi, mencontoh Nabi dalam berbagai hal.

Beragama adalah menjadikan seseorang menjadi terang benderang hatinya, tak bisa dipungkiri, di umat ini, banyak diantaranya paham tentang agama, tapi hatinya masih buta, ia tak mau mendengar, bahkan merasa paling benar, dan maunya didengar, tak mau diluruskan apalagi disalahkan.

Maka wajar Allah mengecam manusia seperti ini, walau ia salat, ia zakat, dan berpuasa, tapi ia termasuk manusia lalai, yang celaka salatnya !

Mengapa ?

Karena salatnya tak membekas pada pola perilakunya. Salatnya hanya lipstik ! Dan salatnya pun tak sampai menyentuh hatinya, bahkan perilaku ia setelah salatpun, tak menunjukan tanda-tanda bagaimana Nabi berperilaku.

Jika Nabinya berbicara dengan lemah lembut, ia, si manusia tersebut, malah berbicara keras, tak mau mendengar, dan suka menyakiti hati manusia lainnya, lewat kata-katanya yang tajam, bak pisau bedah.

Jika Nabinya banyak memberi, membantu, hingga hidupnya, hartanya Nabi habis untuk perjuangan di jalan Allah, ia, si manusia tersebut, malah menguras harta umat, mengambil sebanyak-banyaknya untuk kepentingan pribadi, memperkaya diri sendiri, dan sangat terlihat hedonisnya, bermewah-mewah, mengumbar nafsu duniawinya, dibalik topeng keagamaan yang ia pakai, dan itu, jauh dari kehidupan Nabi yang suka menganjal perutnya karena menahan lapar, dan menjauhi duniawi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.