REFLEKSI | Islam yang Unggul

ED
Minggu, 24 April 2022 | 07:30 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Islam yang Unggul

Beberapa diantaranya adalah pembenci agama samawi yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, bahkan ketika ayahnya adalah seseorang yang termasuk orang yang berbaiat pada Nabi di awal Kenabian, yakni Abu bakar as Siddiq, putra beliau, Abdurahman bin Abi Bakar, malah menjadi musuh utama Nabi, yang terlibat dalam perang Uhud yang terkenal itu.

Dan bahkan peran dari Abdurrahman bin Abi Bakar sendiri dalam barisan pasukan Quraisy, sangat Fital, ia adalah kepala pasukan panah, dari pihak Quraisy yang sangat gagah berani.

Namun ketika hidayah datang, dan ia sadar akan kesesatannya, maka pelita-pelita cahaya Allah meliputi segenap lubuk hatinya, pada saat ketika ia kafir, ia merupakan salah satu singa dalam barisan tentara Quraisy, maka setelah ia masuk Islam, ia pun menjadi pilar kebanggan Umat, dan tetap menjadi salah satu singa perangnya kaum Muslim...yang sangat disegani, para musuh Islam.

Ia banyak terlibat dalam menghadapi peperangan yang harus ia lakukan, diantaranya menangani pemberontakan dan Murtadnya Musailamah Al khazab, yang menimbulkan perang Yamamah yang terkenal dalam sejarah Islam.

Begitupun beberapa sahabat Nabi lainnya seperti Thufeil bin Amr Ad Dausi, Ia adalah tokoh yang sangat terkenal karena bakat kepenyairannya, ia ada dalam barisan terkemuka tokoh Quraisy, dari daerah Daus, karena saking tajam lidahnya, orang Quraisy sangat takut Thufeil masuk Islam, sehingga segala upaya dilakukan, orang Quraisy, sampai-sampai, mereka menyediakan segala kesenangan, kemewahan untuk melayani Thufeil ini.

Thufeil sangat di takuti ketajaman lidahnya oleh kaum Muslimin, karena kemahirannya dalam mengolah kata, namun ketika ia sudah dalam hidayah Islam, kekuatan katanya mampu menghadirkan keimanan pada sukunya, sehingga satu rombongan besar yang terdiri dari delapan puluh keluarga Bani Daus, datang menghadap Rasulullah, untuk berbai'at, mengucapkan syahadat.

Gembong tokoh Quraisy yang sangat menyusahkan kaum Muslimin lainnya adalah Amr bin Ash, ia sangat keras pada dakwah Nabi dan seringkali melakukan perlawanan, dan menyiksa sahabat Nabi lainnya, sampai-sampai Nabi berdoa dan meminta kepada Allah, agar mengazab mereka, Namun Allah malah menurunkan Wahyu berisi ayat ; Itu bukan menjadi urusanmu (Muhammad) apakah Allah menerima tobat mereka, atau mengazabnya, karena sesungguhnya mereka orang-orang zhalim. (Qur'an Surat Ali Imran ayat 128)

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.