Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026

REFLEKSI | Hati Seperti Batu

ED
Jumat, 27 Januari 2023 | 05:50 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Hati Seperti Batu

Oleh Idat Mustari 

IBU ‘ATHAILLAH AL-SAKANDARI penulis Al-Hikam menjelaskan  bahwa keadaan setiap orang pada hakikatnya memiliki hati yang bersih, hati yang bercahaya.

Saat seseorang melakukan perbuatan maksiat maka setiap maksiat itu jadi titik hitam yang akan menempel di hatinya, seperti pakain putih yang terkena kotoran hitam. Jika saat itu langsung dibersihkan dan dicuci, maka dengan gampang kotoran itu dapat dihilangkan. Namun jika ditahan, bahkan tidak pernah mencucinya, maka bukan tidak mungkin pakaian yang awalnya putih menjadi hitam tak tersisa sedikitpun warna putihnya.

Rasulullah saw bersabda : “Jika seorang hamba melakukan satu dosa, niscaya akan ditorehkan di hatinya satu noda hitam. Seandainya dia meninggalkan dosa itu, beristighfar dan bertaubat; niscaya noda itu akan dihapus. Tapi jika dia kembali berbuat dosa; niscaya noda-noda itu akan semakin bertambah hingga menghitamkan semua hatinya. Itulah penutup yang difirmankan Allah, “Sekali-kali tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka lakukan itu telah menutup hati mereka” (QS. Al-Muthaffifin: 14). (HR. Tirmidzi).

Hati yang tertutup oleh dosa diatas dosa akan hilang kelembutan di hatinya hingga keras seperti batu dan mati.

Orang yang mati hatinya akan Allah cabut keberkahan hidupnya yakni rasa kepuasan dan kecukupan dalam hidupnya. Setiap orang yang dicabut rasa kepuasan dan kecukupan dihatinya maka orang itu akan terus dalam kekurangan dan tidak bisa bersyukur.

Orang yang mati hatinya sulit bisa mendengar nasihat dari orang lain, bahkan kebenaran yang disampaikan oleh Allah SWT sekalipun. Dirinya tidak pernah merasa bersalah, tak pernah mengaku salah.

Sungguh bukan hal yang mudah menghidupkan hati yang telah mati. Bukan hal gampang melembutkan hati yang terlanjur keras. Melembutkan hati yang keras hanyalah dengan meneteskan air mata taubat, tapi ini lebih berat dari pada bersedekah. Abdulah bin umar berkata,”Menangis karena takut kepada Allah (air mata taubat) lebih aku cintai daripada sedekah 1000 dinar.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.