REFLEKSI | Dinista Menjadi Kuat

ED
Sabtu, 16 Juli 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Dinista Menjadi Kuat

Manusia selalu mencari rujukan dari ketangguhan karakter manusia lainnya yang dianggap terbaik, dan patut ditiru.

Maka kehadiran contoh-contoh kepribadian tangguh, kuat, mumpuni, yang merupakan permata pada masa dan jamannya, adalah sumber inspirasi yang tak lepas dari catatan zaman, yang akan terus hidup dan mewarnai manusia lainnya dalam setiap kurun waktunya.

Maka lihatlah contoh penistaan yang di alami para Nabi. Mereka dinista, mereka semakin berkarakter. Mereka di hina, mereka semakin tangguh. Mereka di hujat, mereka semakin kuat.

Bagi mereka semua, apa yang di alami itu memang harus ada dalam perjalanan kenabiannya, dan itu sudah menjadi sunnatullohNya.

Menghadapi semua itu perlu senjata pamungkas kesabaran, keikhlasan, dan keistiqomahan. Dibarengi doa dan keimanan, setiap cobaan malah membuat para nabi semakin menunjukan ketaqwaannya, bukan malah sebaliknya, menyerah kalah.

Dari uraian di atas, dapat kita ambil pelajaran, bahwa dalam menyikapi penistaan yang kita hadapi, maka sikap kita harus;

Sikap kita sebagai individu dalam menghadapi ujian, cobaan yang berupa penistaan, hujatan, bullyan, dan apapun bentuk dan caranya orang lain menista kita, maka bersabarlah, biarkan jangan ditimpali, dibalas, dan tak harus membuat kita marah.

Ikhlaslah pada keadaan yang memang sedang kita hadapi, dan situasinya juga sangat mendukung untuk masuk pada situasi seperti itu,

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.