REFLEKSI | Berani Memilih
Pilihan-pilihan itu sebenarnya sederhana, sangat biasa, namun ketika kita telah menetapkan pilihan, maka akan merubah semua karakter-karakter yang kita miliki, sesuai dengan pilihan kita itu.
Pilihan berimplikasi pada munculnya kebahagiaan, rasa gembira, puas, dan menghadirkan hati berbunga, jika yang menjadi pilihan kita itu sesuatu yang membawa kita pada jalan tepat, dan terbukanya semua kelancaran, dijauhkan dari bala. Pun jika salah pilih, akibatnya menjadi nestapa, derita, dan masuk ke dalam keperihan hidup, kesulitan yang terus mendera, bala setiap waktu.
Maka menghadirkan suatu pilihan, sebaiknya kita berada dalam kondisi siap, sadar, tahu apa yang dipilih, mengetahui sebelumnya semua informasi yang ia perlukan terkait soal apa yang ia pilih.
Kita harus berani memilih yang terbaik buat kita. Agama atau keyakinan sudah pasti, pilihan pertama yang sudah melekat sejak awal, dan terbaik menurut siapa yang mengenalkan kita akan itu.
Kedua, pilihan untuk bersekolah, mesantren, maka pilihlah yang sesuai dan bisa mengembangkan minat, bakat, dan kecakapan keahlian kita, di semua jenjangnya, di setiap tahapannya, sehingga ilmu yang bermanfaat bisa kita peroleh untuk digunakan suatu saat nanti.
Ketiga, pilihan menetapkan kemampuan yang sudah ada, dimana akan diamalbaktikan, sehingga memberi jalan ikhtiar untuk hidup, membuka jalan nafkah, baik dengan mendapatkan pekerjaan yang sesuai, ataupun membuka peluang kerja bagi yang lain.
Keempat, menemukan tempat yang tepat bertalim, berjamaah, berorganisasi, berkomunitas, sehingga kemampuan pemikiran, kiprah, dan amal baik kita menemukan tempat yang sesuai dengan ruhnya.
Kelima, menemukan pilihan pendamping hidup yang mulia, saling menunjang, saling mensupport, bisa memberikan kontribusi terbaik bagi kehidupan kedepannya, sehingga bisa melahirkan generasi terbaik dari pilihan yang telah kita tetapkan tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!