Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

Ratusan Pelajar SMPN 35 Bandung Keracunan Usai Konsumsi MBG

Desi Rossilawati
Kamis, 1 Mei 2025 | 11:30 WIB
Bagikan
Ratusan Pelajar SMPN 35 Bandung Keracunan Usai Konsumsi MBG

VISI.NEWS | BANDUNG - Ratusan pelajar SMP Negeri 35 Bandung, mengalami keracunan usai menyantap hidangan makan bergizi gratis (MBG). Para siswa yang mengalami keracunan mengalami beberapa gejala.

Kadinkes Kota Bandung, Anhar Hadian, mengatakan bahwa gejala yang muncul meliputi diare, nyeri perut, muntah, pusing, dan demam.

"Gejala yang muncul diare, nyeri perut, muntah, pusing, demam. Gejala paling cepat muncul 30 menit dan paling lama 8 jam, rata-rata 7 jam setelah makan," kata Anhar dikutip dalam keterangannya, Kamis (1/5/2025).

Anhar menuturkan kejadian keracunan tersebut terjadi pada Selasa (29/4) kemarin. Usai menyantap hidangan MGB, beberapa jam setelahnya para pun mulai merasa gejala keracunan.

"Jumlah korban menurut keterangan wali kelas, sementara yg terdata baru 20 kelas dari 30 kelas SMPN 35 Bandung dengan yang sakit 342 orang," katanya.

Anhar mengatakan pada Rabu (30/4/2025), Dinkes Kota Bandung mendapat laporan soal keracunan tersebut. Dinkes Kota Bandung melakukan investigasi tim terdiri dari petugas gizi, promkes, dokter umum, dan petugas dari dinkes. Saat ini, Dinkes Kota Bandung tengah melakukan penyelidikan epidemiologi, kemudian berkoordinasi dengan dapur MBG untuk investigasi. Dinkes Kota Bandung juga berencana melakukan pemeriksaan sampel makanan untuk dicek laboratorium serta melakukan IKL atau pengecekan dapur penyedia makan oleh tim Kesling. "Dalam kejadian ini, tidak ada siswa atau pelajar yang mendapatkan perawatan di rumah sakit," katanya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.