Rapat dengan Prabowo di Hambalang, Bahlil Ungkap Target Lifting Minyak
"Kami targetkan, tadi arah Bapak Presiden, 2028-2029 lifting kita harus mencapai 1 juta barel per day agar kita mampu untuk tidak melakukan impor minyak lagi pada tahun 2029," kata Mentri ESDM.
Bahlil Target Lifting Minyak Tembus 900 Ribu Barel per Hari di 2029
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan angka produksi terangkut atau lifting minyak Indonesia pada 2029 bisa menembus 900 ribu barel per hari (bopd).
Bahlil tidak menutup mata jika angka lifting minyak Indonesia mengalami tren penurunan dan belum mencapai target.
Seperti pada 2024, dengan realisasi lifting minyak sekitar 571,7 ribu barel per hari. Jumlah itu jauh di bawah target APBN 2024 yang dipatok 635 ribu barel per hari.
Namun, Bahlil berharap target lifting minyak di tahun-tahun berikutnya bisa terangkat. Sehingga bisa mendekati angka target lifting 1 juta minyak per hari pada 2030.
"Kalau lifting, duitnya ada kita bor dulu. Ada hasil baru kita bicara. Tapi Insya Allah, kita targetkan nanti sampai dengan 2029, harus lebih baik. Rencana kita kurang lebih di angka sekitar 800-900 ribu barel," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (16/1/2025).
Demi mengejar target itu, Bahlil lantas meminta Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM untuk menyelesaikan proses lelang 60 wilayah kerja (WK) migas atau blok migas baru pada 2027. Target waktu itu lebih cepat satu tahun dari rencana awal, yakni pada 2028.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!