Rangkaian Acara Konvoi Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025, Simak Penjelaanya

Desi Rossilawati
Rabu, 21 Mei 2025 | 10:11 WIB
Bagikan
Rangkaian Acara Konvoi Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025, Simak Penjelaanya

VISI.NEWS | BANDUNG - Sejumlah kendaraan untuk membawa para pemain Persib Bandung saat konvoi juara telah dipersiapkan.

Penetapan kendaraan tersebut termasuk dalam bahasan dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Papandayan, Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (19/5/2025).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh PT Persib Bandung Bermartabat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, Polda Jabar, dan sejumlah stakeholder lainnya.

Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan mengatakan kendaraan yang disiapkan adalah kendaraan pertempuran jarak pendek (PJD) untuk pemain, staf, hingga tamu VVIP.

Kemudian, ada tiga unit Mercedes Unimog dan dua bus Bandros. Sementara, keluarga pemain menggunakan bus Persib Bandung.

Susunan Acara, Jadwal, dan Rute

Berikut jadwal, susunanan acara, dan rute konvoi Persib Bandung Juara pada Minggu (25/5/2025) selengkapnya

Titik kumpul

- Lokasi: Balai Kota, Jalan Wastukencana - Jam: 08.00 WIB

Perjalanan konvoi

Rute: Jalan Wastukencana - Jalan LLRE Martadinata (Riau) - Jalan Ir. H. Juanda - Jalan Diponegoro - Jalan Cilamaya - Gedung Sate

Titik akhir

- Lokasi: Gedung Sate, Jalan Diponegoro - Jam: 13.00 WIB (perkiraan) - Acara: menyapa Bobotoh, memamerkan trofi dan medali juara Liga 1, hiburan di panggung

Adapun, acara diperkirakan selesai pada pukul 15.00 WIB.

Himbauan untuk Bobotoh

Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, mengapresiasi Pemprov Jabar, Pemkot Bandung dan Polrestabes Bandung yang telah membantu memfasilitasi dalam momen perayaan pesta juara Persib di Liga 1 2024/2025.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada bobotoh yang bakal mengikuti euforia baik di laga pamungkas maupun konvoi, untuk tetap menaati aturan.

"Saya imbau bobotoh semua, dalam mengikuti euforia tetap mengikuti aturan yang ada. Tetap berbagi kebahagiaan dengan orang sekitar dan memastikan tidak merugikan orang lain," ujar Adhitia dikutip dalam keterangannya, Selasa (21/5/2025).

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengatakan pada saat konvoi nanti bakal dilakukan rekayasa lalu lintas di jalur yang dilewati iring-iringan.

Budi juga mengimbau kepada para bobotoh yang akan ikut konvoi agar tertib dan mengikuti arahan petugas agar tidak menimbulkan kemacetan panjang.

"Roda harus tetap berjalan, jangan berhenti sehingga menimbulkan kemacetan panjang. Sehingga warga yang ingin berpergian terhambat," ujar Budi dikutip dalam keterangannya, Selasa.

Polrestabes Bandung juga akan menindak tegas oknum yang melakukan pengrusakan terhadap fasilitas umum atau tindakan kriminal.

"Kalau ada pengrusakan, pidana, pasti kita proses. Tadi sudah disepakati, di Gedung Sate selesai jam 3. Setelah jam 3, nanti kita akan melakukan patroli," katanya.

Total ada 2.800 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan yang akan diturunkan dalam pengamanan konvoi nanti.

"Kegiatan ada dua, pada 24 pengamanan di GBLA dan juga pengamanan di Kota Bandung. Kurang lebih 2.800 anggota kita tempatkan pada dua titik tersebut," kata Budi.

"Pada 25 juga mulai dari Gedung Sate sampai Balai Kota kita juga siapkan anggota, termasuk di jalan yang dijadikan rekayasa," jelasnya.

Selain itu, Budi menegaskan jajaran Satlantas Polrestabes Bandung pun akan menyampaikan informasi melalui sejumlah kanal media untuk jalur-jalur dan rute mana saja yang mungkin terjadi kemacetan.

"Kami akan tempatkan personel di titik-titik kemacetan untuk mengatur lalu lintas. Jika tak ada kepentingan di Bandung, baik wisatawan atau warga, diminta hindari jalan-jalan yang menjadi rute parade juara karena dipastikan akan terjadi kemacetan," katanya.

Terpisah, Komisaris PT PBB Umuh Muchtar juga meminta agar Bobotoh tetap menahan diri agar hajat akbar Persib Bandung ini tidak merugikan banyak pihak.

"Supaya masyarakat yang lain (tidak terganggu), kan mungkin banyak yang hajatan, nikahan, jadi mereka jangan terlalu dirugikan, yang diundang jangan sampai males karena macet," kata Umuh.

Umuh menegaskan bahwa bobotoh harus menghargai pengguna jalan lainnya.

"Jangan sampai ada yang tidak diinginkan terjadi, jangan sampai mengganggu perjalanan yang lain," kata Umuh.

Umuh mengatakan, kalau ada mobil berasal dari mana pun, harus saling mengamankan.

"Kalau ada pelat B juga, itu banyak orang Bandung sendiri yang punya mobil. Tolong adik-adik, kawan-kawan bobotoh, ikut membantu tertib (saat konvoi)," ucapnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.