RAMADANAN | Tiga Orang ini Terhalang Kebaikan Bulan Ramadan
Rasulullah saw kemudian bersabda: “Sesungguhnya Jibril mengajukan kepadaku, ia berkata: “Dilaknat orang yang bertemu dengan Ramadhan, akan tetapi ia tidak diampuni. Maka aku katakan: “Amin.” Ketika aku naik ke anak tangga kedua, ia berkata: “Dilaknat orang yang ketika namamu disebut, ia tidak bershalawat kepadamu”. Aku katakan: “Amin.” Ketika aku naik ke anak tangga ketiga, ia berkata: “Dilaknat orang yang kedua orang tuanya sampai usia lanjut bersamanya, atau salah satu dari mereka, akan tetapi itu tidak membuatnya masuk surga.”Maka aku katakan: “Amin.”
Penjelasan Hadits Imam Al-Hakim menilai shahih hadits ini. Hadits ini mempuyai banyak jalur periwayatan dan redaksi. Makna dari بعد adalah ابعده الله "Allah melaknatnya." Makna ini sebagaimana disebutkan dalam riwayat yang lain. Dan barangsiapa yang Allah melaknatnya, maka ia akan dimasukan kedalam neraka.
Makna redaksi hadits أدرك رمضان فلم يغفر له (orang yang bertemu dengan Ramadan, akan tetapi ia tidak diampuni), karena ia lalai di bulan ini. Yakni dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang menyimpang (maksiat) dan ia tidak mendapatkan ilham untuk bertaubat sehingga sampai bulan Ramadan habis, ia tidak mendapatkan pengampunan.
Redaksi hadits: بعد من ذكرت عنده فلم يصل عليك. Disebutkan dalam redaksi hadits yang lain: ومن ذكرت عنده فلم يصل عليك فأبعده الله. Artinya, "Orang yang ketika namamu disebut di sampingnya, ia tidak bershalawat kepadamu maka Allah melaknatnya."
Hal ini menunjukan kewajiban bershalawat kepada Nabi ketika namanya disebut. Jika namanya disebut berulang-ulang kali dalam satu majlis maka cukup dengan bacaan shalawat pada kali pertamanya saja. Redaksi hadits: ... بعد من أدرك أبويه الكبر. Maknanya adalah karena ia melalaikan hak kedua orang tuanya dan ia tidak berbakti kepadanya sehingga ia berhak mendapatkan laknat dan masuk neraka. (Abdullah bin Muhammad bin As-Shiddiq Al-Ghumari, Ghayatul Ihsan fi Fadhli Zakatil Fitri wa Fadhli Ramadhan , , halaman 40-41).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!