RAMADANAN | DKM Masjid Al Fath D'Amarta Berikan Santunan pada 150 Anak-Anak Yatim
- Kegiatan ini sebagai penutup rangkaian acara program 'Ramadan Suka Cita', dan Sanlat.
VISI.NEWS | BOJONGSOANG - Rangkaian kegiatan yang dikemas dalam program 'Ramadan Suka Cita' di DKM Masjid Al Fath, Komplek D'Amarta, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung telah berakhir. Penutupan kegiatan ditandai dengan pembagian santunan untuk 150 anak yatim pada Jumat (14/4/2023) malam.
"Alhamdulillah warga bukan hanya antusias mengikuti rangkaian-kegiatannya saja, tapi juga sangat mensuport dalam penggalangan dananya. Untuk rangkaian kegiatan ini anggaran yang digunakan kurang lebih Rp. 200 juta, selama Ramadan ini," kata Ketua DKM Al Fath, Ustad Ujang Rahmat yang biasa dipanggil Uje ini.

Dijelaskan, pada Ramadan 1444 H ini, pihak DKM Masjid Al Fath mengusung tema "Ramadhan Suka Cita, Sucikan Hati dengan Cinta dan Taqwa,". Rangkaian kegiatan berupa pesantren kilat (Sanlat), itikaf, sampai pemberian santunan untuk anak-anak yatim untuk ikut berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan.
"Kami banyak diamanahi titipan rezeki dari para donatur yang mensupport kegiatan DKM Al Fath, baik dari kalangan warga komplek perumahan, maupun dari luar komplek," Ustadz Uje ini.
Senada dengan ketua DKM Masjid Al Fath, Ketua RW Komplek D'Amarta, yang juga sesepuh komplek Abah Mulyadi, atau Abah Mul, penyampaian rasa terima kasihnya kepada para donatur yang telah berbagi keceriaan dan kebahagiaan penuh cinta, dengan para anak-anak yatim piatu yang di undang untuk mendapatkan bingkisan dan uang, yang akan mereka terima.
"Kita semua warga komplek di sini, guyub, saling bantu dan senang bergotong royong, sehingga walau di sini ada yang berbeda keyakinan, tetap para saudara-saudara kita yang berbeda keyakinan itu, malah banyak juga yang berdonasi membantu kegiatan ini," ujar Abah Mul dengan wajah sumringah.
Pada puncak acara ini hadir di DKM Al Fath Komplek D'Amarta mulai dari anak-anak dari usia pra sekolah, sampai anak-anak pelajar putra-putri warga komplek setempat yang terlihat bahagia.
"Menjelang berakhirnya Ramadan ini, kegiatan itikaf yang berlangsung setiap malam dalam menghidupkan masjid, bertambah bergairah dan semarak, dengan jamuan yang disediakan oleh pengurus masjid, dari mulai buah-buahan, snack, kopi sampai untuk kegiatan sahurnya, dan malah acara berbuka bersama setiap harinya," katanya.
Bagi warga Komplek D'Amarta, kata Abah Mul, kedatangan bulan suci Ramadan merupakan keberkahan tersendiri, sebab banyak warga dan relasi dari pengurus DKM-nya, antusias berbagi rezeki, dan menitipkan amanah kelebihan rezekinya pada para pengurus DKM.
Upaya menghidupkan bulan suci Ramadan oleh oleh jajaran pengurus DKM setempat dianggap cukup berhasil. "Saya melihat, masyarakat di sini sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar di mesjid ini. Bahkan ada kecenderungan sebagian warga, lebih banyak beraktivitas di Mesjid selama Ramadan ini ketimbang di rumah," ujar Bambang Melga Suprayogi, Ketua Bidang Potensi Badan Kemakmuran Masjid dari PD. DMI Kabupaten Bandung.
@bms/asa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!