Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Bulan “Merah Tembaga” Hiasi Langit Indonesia
Selain menjadi tontonan menarik, gerhana ini juga menjadi momentum edukasi astronomi. Pada malam yang sama, pengamat langit juga berkesempatan melihat planet Jupiter dan Mars menghiasi langit, sementara Bulan bergerak dari konstelasi Leo menuju Virgo.
Sepanjang 2026 sendiri akan terjadi empat gerhana, terdiri dari dua gerhana Matahari dan dua gerhana Bulan. Namun, hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret yang bisa diamati secara luas di Indonesia. Gerhana Bulan sebagian berikutnya yang terjadi pada 27–28 Agustus 2026 belum dapat dipastikan seluruh fasenya terlihat dari wilayah Indonesia karena bergantung pada waktu terbit Bulan dan kondisi atmosfer saat itu.
Dengan durasi total hampir satu jam, puncak gerhana 3 Maret 2026 diprediksi menjadi momen paling dinanti para pengamat langit. Jika cuaca bersahabat, masyarakat tak memerlukan alat khusus untuk menyaksikannya—cukup mata telanjang dan langit yang cerah. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!