Puluhan Siswa SMP PCI Baleendah Ikuti Rihlah Ilmiah ke Singapura dan Malaysia
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - SMP Prima Cendekia Islami (PCI) Baleendah, Kabupaten Bandung, kembali menggelar Rihlah Ilmiah ke luar negeri bagi siswa kelas IX sebagai bagian dari agenda akademik tahunan untuk memperluas wawasan global dan internasional para peserta didik.
Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat (17/1/2026) ini merupakan program rihlah ilmiah terstruktur yang diterapkan SMP PCI, dengan rute berbeda di setiap jenjang. Untuk kelas VII diarahkan ke Jakarta, kelas VIII ke Yogyakarta, sementara kelas IX mengikuti rihlah ilmiah ke luar negeri dengan tujuan Singapura dan Malaysia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Sekolah Indonesia Singapura (SIS) serta sejumlah destinasi edukatif dan wisata di Singapura. Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Malaysia dengan menyeberang ke Johor dan melakukan wisata sejarah di Melaka.
Di kota bersejarah tersebut, para siswa mempelajari secara langsung peninggalan kolonial Belanda dan Portugis, serta mengenal jalur perdagangan internasional abad ke-15 dan ke-16 di kawasan Selat Malaka.
Secara khusus untuk memperkuat pengalaman akademik dan wawasan pendidikan global, siswa SMP PCI juga diajak mengunjungi Universiti Malaya di Kuala Lumpur. Ketua Yayasan Pendidikan Prima Cendekia Islami, Siti Komariah, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mengenalkan sistem pendidikan tinggi di luar negeri sejak dini.
"Kami sengaja membawa para siswa SMP PCI ke kampus ternama di Malaysia agar para siswa memahami sistem pendidikan di luar negeri," ujar Siti Komariah.
Menurutnya, Universiti Malaya dipilih karena merupakan universitas negeri tertua dan paling prestisius di Malaysia, serta masuk dalam jajaran 100 besar universitas dunia. Kampus tersebut juga dikenal luas di kawasan Asia Tenggara dan menjadi tujuan favorit mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia.
"Wawasan akademik yang luas perlu ditanamkan sejak dini, agar mereka memiliki cita cita yang tinggi bahkan dapat kuliah di luar negeri. Universiti Malaya (UM) dipilih sebagai tujuan edukasi internasional karena Universiti Malaya merupakan universitas negeri tertua, terkemuka, dan prestisius di Malaysia," katanya.
"Universitas ini selain memiliki reputasi dan peringkat 1 universitas di Malaysia jugamasuk dalam 100 besar universitas dunia dan sangat dihormati di kawasan Asia Tenggara," ungkap Siti yang juga Doktor Sosiologi alumni dari Fakulti Sastera dan Sains Sosial Universiti Malaya ini.
Universiti Malaya saat ini memiliki ribuan mahasiswa asing yang berasal dari berbagai kawasan seperti Asia, Timur Tengah, Afrika, hingga Eropa. Kedekatan budaya serta kualitas akademik menjadi faktor utama kampus tersebut diminati mahasiswa Indonesia.
"Karena itulah, kami membawa siswa SMP PCI untuk mengenal lebih jauh universitas di negara tetangga," ungkapnya.
Selama kunjungan di Universiti Malaya, para siswa SMP PCI mendapat pendampingan langsung dari dua mahasiswa Indonesia penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang tengah menempuh program doktoral di Universiti Malaya. Keduanya turut memberikan motivasi dan berbagi pengalaman studi di luar negeri kepada para siswa.
Selain kunjungan kampus, rombongan siswa SMP PCI juga mengunjungi sejumlah ikon dan destinasi edukatif di Kuala Lumpur, di antaranya Menara Kembar Petronas (Twin Towers), Genting Highlands, Dataran Merdeka, hingga Ibu Kota Baru di Putra Jaya.
Wakil Kepala SMP Prima Cendekia Islami, Abhelia Permatasari, menuturkan bahwa rihlah ilmiah ini dirancang sebagai pengalaman belajar terpadu yang menggabungkan pendidikan, budaya, dan pengembangan motivasi diri.
"Rihlah Ilmiah ini merupakan agenda akademik yang memberikan pengalaman luar biasa bagi siswa SMP PCI untuk tumbuh menjadi individu berwawasan global, menggabungkan unsur pendidikan, budaya, dan motivasi pengembangan diri. Dengan cara itulah, para siswa SMP PCI yang berasal dari Baleendah Kabupaten Bandung justru memiliki wawasan internasional yang luas, tutup Ibu Abhelia Permatasari," tutup Abhelia. @Ihda
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!