Puluhan Kepala Keluarga Di Kab Bogor Mengungsi Akibat Pergeseran Tanah
VISI.NEWS |BOGOR - Tanah di pinggir sungai kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, longsor akibat derasnya air sungai terjadi baru-baru ini.
Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menunjukkan sebanyak 14 keluarga mengungsi akibat peristiwa itu.
"Yang mengungsi ada kurang lebih 14 keluarga sementara, di tenda ada 7 keluarga, di rumah saudara ada 7 keluarga," kata Anggota DPRD Jabar Haji Kusnadi.
Menurut imformasi, peristiwa bermula saat kawasan Desa Kecamatan Jonggol, diguyur hujan deras, dan menyebabkan volume air Sungai Cipamingkis meningkat.
"Mengakibatkan permukiman warga yang sebelumnya telah terabrasi akibat kejadian yang sama, saat kejadian kembali terabrasi," sambungnya.
Politisi Golkar Jabar asal dapil Kabupaten Bogor ini mengungkapkan, pengikisan tanah karena air sungai menyebabkan permukaan tanah di bibir sungai mengalami keretakan.
"Keretakan terjadi sepanjang sekitar 15 meter, BPBD kemudian ke lokasi untuk melakukan asesmen kebencanaan," ungkap Haji Kusnadi.
Hasilnya masih menurut informasi, 13 rumah terdampak dan sejumlah tanah sawah warga terbawa arus, adapun pemilik sawah yaitu Dasep sekitar 5.000 meter persegi.
"Kemudian Ajum 3.000 meter persegi, Sahardi sekitar 1.700 meter persegi, Onang 2.000 meter persegi, dan Emin 2.000 meter persegi," ujarnya.
Fasilitas umum warga juga ikut terdampak akibat peristiwa tersebut. Satu musala warga rusak berat karena terbawa arus sungai.
"BPBD memberikan imbauan kepada masyarakat apabila hujan dan dampak abrasi semakin mendekat, agar melakukan evakuasi mandiri," bebernya.
Terakhir, dibutuhkan penanganan lebih lanjut oleh dinas terkait karena dikhawatirkan, ketika arus Sungai Cipamingkis naik, akan semakin berdampak pada masyarakat.
"Beberapa rumah sudah terkena dampak, beberapa makam kuburan sudah dipindahkan keluarga, dan saat ini pergerakan tanah masih terjadi dan semakin luas," pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!