IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Puluhan Kepala Keluarga Di Kab Bogor Mengungsi Akibat Pergeseran Tanah

ED
Selasa, 18 Oktober 2022 | 11:19 WIB
Bagikan
Puluhan Kepala Keluarga Di Kab Bogor Mengungsi Akibat Pergeseran Tanah

VISI.NEWS |BOGOR - Tanah di pinggir sungai kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, longsor akibat derasnya air sungai terjadi baru-baru ini.

Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menunjukkan sebanyak 14 keluarga mengungsi akibat peristiwa itu.

"Yang mengungsi ada kurang lebih 14 keluarga sementara, di tenda ada 7 keluarga, di rumah saudara ada 7 keluarga," kata Anggota DPRD Jabar Haji Kusnadi.

Menurut imformasi, peristiwa bermula saat kawasan Desa Kecamatan Jonggol, diguyur hujan deras, dan menyebabkan volume air Sungai Cipamingkis meningkat.

"Mengakibatkan permukiman warga yang sebelumnya telah terabrasi akibat kejadian yang sama, saat kejadian kembali terabrasi," sambungnya.

Politisi Golkar Jabar asal dapil Kabupaten Bogor ini mengungkapkan, pengikisan tanah karena air sungai menyebabkan permukaan tanah di bibir sungai mengalami keretakan.

"Keretakan terjadi sepanjang sekitar 15 meter, BPBD kemudian ke lokasi untuk melakukan asesmen kebencanaan," ungkap Haji Kusnadi.

Hasilnya masih menurut informasi, 13 rumah terdampak dan sejumlah tanah sawah warga terbawa arus, adapun pemilik sawah yaitu Dasep sekitar 5.000 meter persegi.

"Kemudian Ajum 3.000 meter persegi, Sahardi sekitar 1.700 meter persegi, Onang 2.000 meter persegi, dan Emin 2.000 meter persegi," ujarnya.

Fasilitas umum warga juga ikut terdampak akibat peristiwa tersebut. Satu musala warga rusak berat karena terbawa arus sungai.

"BPBD memberikan imbauan kepada masyarakat apabila hujan dan dampak abrasi semakin mendekat, agar melakukan evakuasi mandiri," bebernya.

Terakhir, dibutuhkan penanganan lebih lanjut oleh dinas terkait karena dikhawatirkan, ketika arus Sungai Cipamingkis naik, akan semakin berdampak pada masyarakat.

"Beberapa rumah sudah terkena dampak, beberapa makam kuburan sudah dipindahkan keluarga, dan saat ini pergerakan tanah masih terjadi dan semakin luas," pungkasnya. @eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.