Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah: Pahala Setahun Dosa Terampuni
Artinya, “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.”
Bagi mereka yang lupa niat di malam hari, masih diperbolehkan untuk berniat pada siang harinya sebelum masuk waktu Dzuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Adapun lafal niat siang harinya adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ
Artinya, “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’âlâ.”
Dengan segala keutamaannya, puasa Tarwiyah menjadi salah satu sarana spiritual untuk memperbanyak amal kebaikan menjelang Idul Adha. Umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, diimbau untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini dalam rangka meraih ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!