Propam Polri Periksa 6 Polisi Polda Jateng Terkait Dugaan Intimidasi Band Sukatani
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 24 Februari 2025 | 14:30 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Divisi Propam Polri kembali memeriksa dua anggota Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah (Jateng) terkait dugaan intimidasi terhadap Band Sukatani. Dengan pemeriksaan ini, total sudah enam personel Polda Jateng yang telah dimintai klarifikasi oleh penyidik.
"Saat ini dua personel lain dari Ditressiber Polda Jateng telah diperiksa, sehingga total ada enam personel yang dimintai keterangan," demikian pernyataan dari Propam Polri.
Meski begitu, Propam belum mengungkap hasil pemeriksaan maupun identitas anggota yang diperiksa terkait dugaan intimidasi tersebut.
"Kami akan terus mendalami dugaan intimidasi yang dilakukan oleh oknum anggota Polri terhadap personel band Sukatani," lanjut pernyataan itu.
Sebelumnya, Band Sukatani menjadi sorotan setelah lagu mereka yang berjudul 'Bayar Bayar Bayar' menuai polemik. Dua personel band tersebut sempat mengunggah video permintaan maaf kepada institusi Polri melalui akun media sosial mereka pada Kamis (20/2/2025), yang kemudian menimbulkan spekulasi publik.
Video permintaan maaf itu menunjukkan wajah asli kedua personel band, yang sebelumnya selalu disembunyikan. Selain itu, lagu 'Bayar Bayar Bayar', yang mengkritik praktik pembayaran tak resmi dalam berbagai urusan dengan oknum polisi, juga ditarik dari publikasi. Hal ini memicu dugaan bahwa mereka mengalami tekanan atau intimidasi.
Sebagai respons atas polemik ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mengajak Band Sukatani untuk menjadi Duta Polri dalam upaya memberikan kritik dan koreksi terhadap institusi kepolisian. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!