Profil KH Abdul Hakim Mahfudz, Ketua Umum PBNU 2026–2031
KH Abdul Hakim Mahfudz./visi.news/Fluxai.
Latar pendidikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Gus Kikin yang memadukan pendidikan pesantren dengan pendidikan umum.
Pengalaman di Dunia Profesional
Sebelum aktif mengasuh pesantren, Gus Kikin memiliki pengalaman di bidang pelayaran dan dunia usaha.
Ia pernah berkarier sebagai perwira pelayaran komersial dan kemudian dipercaya menduduki posisi manajerial. Salah satu jabatan yang pernah diembannya adalah Kepala Cabang Wilayah Cilegon PT Djakarta Lloyd.
Pengalamannya di dunia usaha mencakup sektor transportasi maritim, jasa kontraktor migas, teknologi informasi, hingga media massa.
Mengasuh Pesantren Tebuireng
Gus Kikin mulai terlibat dalam pengelolaan Pesantren Tebuireng pada 2016. Ia saat itu dipercaya mendampingi KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah sebagai Wakil Pengasuh Pesantren Tebuireng.
Setelah Gus Sholah wafat pada 2020, Gus Kikin melanjutkan kepemimpinan sebagai pengasuh Pesantren Tebuireng.
Dalam pengelolaan pesantren, ia memperkuat kajian kitab kuning dan membentuk Tebuireng Institute for Islamic Studies. Lembaga tersebut diarahkan untuk mengkaji dan mendokumentasikan pemikiran KH Hasyim Asy’ari.
Kiprah di PWNU Jawa Timur
Sebelum ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin juga memiliki pengalaman dalam kepengurusan NU di tingkat wilayah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!