Prof. Deding Ishak: Tragedi Affan Jadi Pelajaran Bagi Kapolri
Ia menekankan pentingnya Polri dan TNI meningkatkan rasa empati dalam menjalankan tugas. Rakyat seharusnya merasa dilindungi, bukan justru merasa terancam oleh aparat. “Jangan sampai masyarakat merasa selalu khawatir terhadap keamanan diri dan keluarganya akibat ulah oknum aparat yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Prof. Deding juga menegaskan perlunya pendekatan persuasif dalam menangani aksi unjuk rasa. Dengan demikian, tragedi kemanusiaan seperti yang menimpa Affan bisa dicegah di masa depan. “Aparat harus bijak, mengedepankan dialog, bukan represif,” katanya.
Lebih jauh, ia mengajak semua pihak yang menerima mandat dari rakyat untuk bersama-sama menjaga demokrasi dengan penuh rasa tanggung jawab. “Pemerintah juga harus berani introspeksi agar benar-benar menjadi pelayan dan pengayom masyarakat, bukan sebaliknya,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Deding meminta pemerintah untuk menjadikan aspirasi rakyat sebagai dasar pengambilan kebijakan. “Dengan begitu, harmoni antara pemerintah dan rakyat bisa terwujud, dan peristiwa tragis seperti ini tidak lagi terulang,” pungkasnya.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!