Preview Persib vs Persebaya: Buru Trofi Pembuka Era Baru
Persib Bandung./visi.news/Persib.co.id.
Meski demikian, Tolic menegaskan Persebaya bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Ia melihat karakter permainan kedua tim cukup mirip, sama-sama disiplin bertahan dan mengandalkan transisi cepat ketika mendapatkan ruang.
"Persebaya punya banyak pemain berbahaya. Mereka juga memainkan low block dan serangan balik yang sangat bagus. Mereka tidak membuat kesalahan, tapi ketika Anda melakukannya, mereka akan menghukum Anda," katanya.
"Dalam set pieces, mereka punya pemain yang bisa mencetak gol. Jadi kami punya kesamaan bermain, hanya sedikit perbedaannya. Karena ini masih awal musim, semua orang memainkan low block," tambahnya.
Di kubu lawan, pelatih Persebaya Eduardo Tavares juga memberikan respek tinggi kepada Persib. Menurutnya, status juara Super League dalam tiga musim terakhir membuat Maung Bandung pantas disebut sebagai salah satu tim terbaik di Indonesia saat ini.
Tavares menilai kekuatan terbesar Persib bukan hanya kualitas pemain inti, tetapi juga kedalaman skuad yang membuat mereka mampu menjaga level permainan meski melakukan rotasi. "Persib adalah juara Super League dalam tiga musim terakhir dan memiliki kedalaman skuad yang sangat baik. Jika melihat komposisi pemain mereka, seolah-olah mereka bisa membentuk tiga tim yang sama kuat," ujar Tavares.
Meski mengakui kualitas calon lawannya, pelatih berusia 46 tahun tersebut memastikan Persebaya tidak akan datang ke final hanya untuk menjadi pelengkap. Ia menegaskan bahwa laga final tetap ditentukan oleh apa yang terjadi selama 90 menit di lapangan, bukan oleh status favorit.
"Di atas kertas mungkin Persib adalah favorit. Namun pertandingan dimainkan oleh sebelas lawan sebelas pemain. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik," tegasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!