Presiden Taiwan Jamin Investasi dan Ajak AS Perkuat Kerja Sama Tanpa Tarif
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 7 April 2025 | 22:30 WIB
VISI.NEWS | TAIWAN - Presiden Taiwan Lai Ching-te menyatakan kesiapan Taiwan untuk memulai negosiasi tarif nol dengan Amerika Serikat, sebagai respons atas kebijakan tarif baru Presiden Donald Trump. Dalam pertemuan dengan pelaku usaha kecil dan menengah pada Minggu (6/4/2025), Lai menegaskan bahwa Taiwan tidak akan memberlakukan tarif balasan dan akan menghapus hambatan perdagangan demi memperkuat hubungan bilateral.
Trump sebelumnya mengumumkan tarif masuk hingga 32 persen bagi produk dari puluhan negara, termasuk Taiwan. Meski tarif ini tidak mencakup sektor andalan Taiwan seperti semikonduktor, kebijakan tersebut tetap menimbulkan kekhawatiran mengingat besarnya surplus perdagangan Taiwan terhadap AS.
Namun, Lai menyatakan optimisme. Ia mengusulkan agar diskusi perdagangan mengacu pada model perjanjian bebas tarif seperti NAFTA, yang mencerminkan keterbukaan dan kerja sama yang saling menguntungkan.
Selain itu, Taiwan tetap berkomitmen meningkatkan investasi di AS, dengan contoh terbaru berupa ekspansi TSMC senilai 100 miliar dolar AS. Di luar semikonduktor, sektor-sektor seperti elektronik, petrokimia, energi, dan komunikasi juga direncanakan akan memperdalam kerja sama industri dengan AS.
Pemerintah Taiwan juga tengah menyusun rencana untuk meningkatkan pembelian produk pertanian, energi, hingga senjata dari AS, sambil aktif menyelesaikan berbagai hambatan perdagangan nontarif yang selama ini menghambat kelancaran hubungan dagang.
Di tengah ketegangan geopolitik, terutama tekanan dari China, Lai menekankan bahwa Taiwan telah berkali-kali membuktikan kemampuannya mengubah krisis menjadi peluang.
"Kami tidak hanya mampu mengatasi kesulitan, tetapi juga mampu mengubah ekonomi Taiwan menjadi ekonomi baru yang lebih tangguh," ujarnya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!