Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Presiden Jokowi Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Lido

ED
Jumat, 31 Maret 2023 | 13:57 WIB
Bagikan
Presiden Jokowi Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Lido
VISI.NEWS | BOGOR - Presiden Joko Widodo meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido, di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, (31/3/2023). Dalam sambutannya, Kepala Negara menyebut KEK Lido sebagai bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah telah dimanfaatkan dengan baik oleh sektor swasta. "Infrastruktur yang kita bangun, baik itu airport, baik itu pelabuhan, baik itu jalan tol, sekarang satu per satu sudah kelihatan manfaatnya dan dimanfaatkan oleh sektor swasta untuk mendapatkan nilai-nilai keekonomian," ujar Presiden. Tidak hanya kawasan pariwisata, Presiden juga ingin agar infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah di sejumlah daerah di Tanah Air disambungkan ke kawasan lainnya yang dinilai dapat memberikan manfaat yang besar. Mulai dari kawasan pertanian, kawasan perkebunan, hingga kawasan industri. "Sehingga memberikan nilai manfaat yang maksimal sesuai yang kita inginkan," ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut mengapresiasi KEK Lido sebagai salah satu kawasan komplet yang akan dimanfaatkan untuk menciptakan nilai-nilai perekonomian. "Saya senang tadi ditunjukkan bahwa di KEK Lido ini akan ada theme park-nya, akan ada movie land-nya, akan ada waterpark-nya, akan ada techno park-nya, akan ada kawasan untuk otomotif, semuanya komplet," tutur Presiden. Kepala Negara pun berharap KEK Lido dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk berwisata di dalam negeri. Presiden mengatakan, saat ini jumlah masyarakat Indonesia yang berwisata ke luar negeri masih cukup tinggi. "Kita harapkan ke depan tidak ada lagi masyarakat kita yang lebih senang liburan ke luar negeri daripada di negerinya sendiri," ujarnya. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam laporannya mengatakan bahwa jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke luar negeri saat ini mencapai 11,7 juta. Airlangga berharap, KEK Lido dapat memberikan sejumlah manfaat nyata bagi pariwisata dan perekonomian nasional. "Jumlah wisatawan Indonesia yang ke luar negeri itu 11,7 juta dan 45 persennya untuk berlibur. Kemudian karena lokasinya, yang 1,5 juta diperkirakan KEK Lido ini bisa menghemat devisa sebesar USD2,4 miliar atau Rp32 triliun dan juga bisa menyerap mendekati 30 ribu tenaga kerja dalam 20 tahun ke depan," tutur Airlangga. Turut hadir dalam peresmian tersebut antara lain Ketua MPR Bambang Soesatyo, para menteri Kabinet Indonesia Maju, para duta besar negara sahabat, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wali Kota Bogor Bima Arya. @gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.