Presiden Ebrahim Raisi Tewas, Reaksi Israel dan Politik Terkini di Iran
VISI.NEWS | TEHERAN - Presiden Iran, Ebrahim Raisi, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan helikopter di provinsi pegunungan Iran, Azerbaijan Timur. Kecelakaan tersebut terjadi pada hari Minggu, 19 Mei 2024, dan reruntuhan helikopter ditemukan pada hari Senin pagi setelah pencarian semalaman dalam kondisi badai salju. Presiden Joko Widodo dari Indonesia menyampaikan dukacita mendalam atas kejadian tersebut.
Reaksi Israel
Israel membantah terlibat dalam kecelakaan helikopter yang menewaskan Presiden Iran. Seorang pejabat Israel menyatakan kepada Reuters, "Ini bukan (perbuatan) kami," menanggapi spekulasi yang beredar.
Reaksi dunia, termasuk kelompok militan Hamas hingga Houthi yang menguasai Yaman, telah menyampaikan tanggapan mereka atas kematian Presiden Iran.
Situasi Politik Pasca-Kecelakaan
Pasca kecelakaan helikopter yang menewaskan Presiden Ebrahim Raisi, Juru Bicara Dewan Wali Republik Islam Iran mengumumkan bahwa menurut konstitusi, wakil presiden akan mengambil alih jabatan presiden sementara dengan persetujuan pemimpin tertinggi. Dengan persetujuan pemimpin tertinggi, sebuah dewan yang terdiri dari ketua kehakiman Iran, ketua parlemen, dan wakil presiden akan mengambil tindakan untuk mengadakan pemilu dalam waktu 50 hari.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!