Pramono Pastikan Jakarta Kembali Normal Usai Aksi Massa
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung./visi.news/indozone.
VISI.NEWS - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan aktivitas masyarakat di Jakarta kembali normal setelah aksi massa yang terjadi di sejumlah titik kawasan Senayan dan Pejompongan.
Pramono berharap kondisi tersebut terus berlangsung sehingga pelaksanaan car free day (CFD) pada Minggu (30/8/2026) dapat berjalan dengan lancar.
"Makanya kenapa kemudian kemarin lalu lintasnya menjadi normal. Dan hari ini aktivitas juga normal. Dan besok car free day saya harapkan berlangsung juga normal," kata Pramono di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026).
Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama jajaran terkait langsung melakukan pembersihan dan penanganan terhadap fasilitas publik yang terdampak aksi massa. Langkah tersebut dilakukan agar kerusakan fasilitas tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
"Dari semalam itu saya, Kapolda, Pangdam, dan seluruh jajaran stakeholder yang ada, termasuk para wali kota, itu langsung melakukan bersih-bersih," ujarnya.
Sebelumnya, Pramono menyebut sejumlah fasilitas publik mengalami kerusakan akibat dampak aksi massa, di antaranya kamera pengawas atau CCTV dan halte. Ia kemudian memerintahkan agar fasilitas publik yang mengalami kerusakan segera diperbaiki.
"Saya sudah memerintahkan untuk langsung dilakukan perbaikan karena saya nggak mau ada yang terganggu," katanya.
Polisi Hitung Kerugian Fasilitas Umum
Sejumlah fasilitas umum diketahui mengalami kerusakan akibat kerusuhan yang terjadi setelah aksi massa. Kepolisian masih melakukan penghitungan terhadap fasilitas umum yang mengalami kerusakan.
"Kami sedang melakukan penghitungan terhadap kerugian materiil dan imateriil yang dialami oleh masyarakat maupun fasilitas-fasilitas umum yang seyogianya masih bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Namun, karena akibat adanya kerusuhan, fungsi fasilitas umum tersebut terganggu," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Iman menjelaskan, kerusuhan yang terjadi pada malam sebelumnya berada di satu titik, yakni di sekitar Jalan Pejompongan, Bendungan Hilir.
"Kemudian untuk wilayah, wilayah yang terjadi kerusuhan tadi malam itu berada di satu titik di wilayah sekitaran Jalan Pejompongan, Bendungan Hilir," jelasnya.
Dengan adanya pembersihan dan perbaikan fasilitas publik, Pemprov DKI Jakarta memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berlangsung normal, termasuk kegiatan CFD yang dijadwalkan pada Minggu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!