Prabowo Tampilkan Peci Hitam Sebagai Lambang Kebangsaan dalam Diplomasi Internasional
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 21 November 2024 | 20:05 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan kunjungan kerja ke berbagai negara, dan yang menarik adalah penampilannya yang selalu mengenakan peci hitam dalam setiap acara. Sejak memulai perjalanan pada 8 November 2024, Prabowo memakai peci hitam dalam setiap pertemuan bilateral, baik dengan Presiden China Xi Jinping, Presiden AS Joe Biden, Presiden Peru Dina Boluarte, maupun Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva. Peci hitam tersebut juga dikenakan saat menghadiri forum internasional seperti KTT APEC di Peru, KTT G20 di Brasil, dan berbagai pertemuan lainnya dengan para pemimpin dunia.
Diplomasi Prabowo dengan peci hitam ini turut diikuti oleh beberapa pejabat dalam rombongan, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menlu Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra, dan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono. Peci hitam, yang pertama kali dikenalkan oleh Presiden pertama RI, Soekarno, telah menjadi simbol kebangsaan dan identitas diri. Sukarno menjadikan peci hitam sebagai lambang kebanggaan Indonesia, dan kini Presiden Prabowo meneruskan tradisi tersebut dalam diplomasi internasionalnya.
"Salah satu daripada egoisme ini adalah berkat suksesku dalam pemakaian peci, kopiah beludru hitam yang menjadi tanda pengenalku, dan menjadikannya sebagai lambang kebangsaan kami. Pengungkapan tabir ini terjadi dalam pertemuan Jong Java, sesaat sebelum aku meninggalkan Surabaya," sebut Sukarno.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!