Prabowo Tak Persoalkan Bendera One Piece, Asal Tak Disandingkan dengan Merah Putih
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 6 Agustus 2025 | 18:30 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto tidak mempermasalahkan pengibaran bendera bajak laut dari anime One Piece (Jolly Roger) selama itu dianggap sebagai bentuk ekspresi masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat menanggapi maraknya pengibaran bendera tersebut menjelang Hari Kemerdekaan RI, Selasa (5/8/2025), di Kompleks Istana Kepresidenan.
"Kalau sebagai bentuk ekspresi, it's okay, enggak ada masalah," ujar Prasetyo.
Namun, Prasetyo menegaskan bahwa Presiden tidak menghendaki simbol budaya pop seperti bendera One Piece disandingkan atau dipertentangkan dengan bendera Merah Putih yang merupakan lambang resmi negara. Ia menyatakan bahwa menjelang 17 Agustus, Bendera Merah Putih seharusnya menjadi satu-satunya simbol kebangsaan yang dikibarkan oleh seluruh anak bangsa.
"Enggak seharusnya seperti itu, kita sebagai anak bangsa bendera Merah Putih itu satu-satunya," tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memprovokasi masyarakat untuk lebih memilih bendera hiburan ketimbang simbol negara.
Prasetyo menyatakan pemerintah terbuka terhadap kritik, termasuk melalui simbol budaya pop seperti One Piece. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi tetap memiliki batas, terutama ketika menyangkut simbol negara.
"Enggak ada masalah. Kalau makna kritikan kita sangat terbuka, pemerintah sangat terbuka," jelasnya.
Pengibaran bendera One Piece sendiri menjadi perbincangan publik, setelah sejumlah warga memasang bendera hitam bergambar tengkorak bertopi jerami sebagai bentuk protes sosial. Namun, Menko Polhukam Budi Gunawan menegaskan bahwa tindakan ini bisa berujung pada konsekuensi hukum, karena dinilai mencederai kehormatan Bendera Merah Putih sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!