Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi
Presiden Prabowo Subianto meninjau posko pengungsian di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (26/8/2026). /BPMI Setpres
Menurutnya, kondisi gempa susulan kini mulai menurun. Pada hari pelaporan, hanya satu gempa susulan yang tercatat dirasakan masyarakat.
Sistem Peringatan Dini Tsunami Bekerja Cepat
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani melaporkan sistem peringatan dini tsunami bekerja dalam waktu singkat setelah gempa terjadi.
BMKG, kata dia, harus memberikan informasi mengenai potensi tsunami dalam waktu kurang dari tiga menit.
Dalam kejadian tersebut, informasi peringatan tsunami dikeluarkan sekitar 2 menit 16 detik setelah gempa.
“Ketika terjadi gempa, maka kurang dari 3 menit kita harus menginformasikan dan menyampaikan potensi tsunami akan terjadi di mana. Jadi tepat 2 menit 16 detik, BMKG mengumumkan ke semua kanal, semua media,” ujar Teuku Faisal.
Kecepatan penyampaian informasi tersebut dinilai berperan dalam membantu masyarakat mengambil tindakan penyelamatan.
BMKG juga melaporkan tsunami terjadi di sejumlah wilayah utara Pulau Flores dengan ketinggian hingga 2,5 meter.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!