Postingan Bupati Bandung Dadang Supriatna Viral di Akun Media Sosial, Ingin Tahu Tentang Apa?
VISI.NEWS | SOREANG - Akun media sosial IG (Instagram) Bupati Bandung Dadang Supriatna sempat viral dan menjadi perhatian puluhan ribu netizen saat memposting video ketika ia menerima seorang bapak bersama anaknya di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (8/12/2023).
Tayangan video itu mendapat perhatian dan komentar dari para netizen yang turut mengapresiasi terhadap sikap dan langkah Bupati Bandung didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Iman Irianto Sudjana yang memberikan saran dan bantuan kepada Kang Andri (37), warga Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung yang beberapa waktu lalu mengurungkan niatnya dari percobaan bunuh diri.
Hal itu sebagai bentuk perhatian Bupati Bandung terhadap warga kecil yang sebelumnya mengalami persoalan ekonomi di keluarganya. Klik videonya di sini.
Saat itu, Kang Andri ditemani anak kesayangannya, Ayunda (10) yang sebelumnya ia sempat membujuk ayah kandungnya untuk mengurungkan niatnya melakukan percobaan bunuh diri dengan cara naik ke atas tower BTS di kawasan Pameungpeuk beberapa waktu lalu.
Di dalam akun media sosial instagramnya, Bupati Bandung Dadang Supriatna menulis, "Kali ini saya mengundang Kang Andri warga Pameungpeuk, yang mana beberapa waktu lalu sempat menggegerkan warga karena melakukan percobaan bunuh diri dengan memanjat Tower BTS di Pemeungpeuk".
Masih dalam tulisan IG Dadang Supriatna, disebutkan Kang Andri datang ke Rumah Dinas Bupati Bandung ditemani oleh Ayunda, putri kesayangannya. "Yang mana waktu itu Ayundalah yang berhasil membujuk Ayahnya mengurungkan niatnya untuk bunuh diri.
"Setelah ngobrol panjang ternyata alasannya faktor ekonomi dan masalah keluarga. Maka pada kesempatan ini, saya berikan motivasi dan bantuan kepada beliau," kata Bupati Bandung.
Tentunya, kata Dadang Supriatna, pemerintah tidak akan diam melihat masyarakatnya yang membutuhkan bantuan.
"Kita telah berikan bantuan dan tawarkan Kang Andri permodalan untuk usaha agar kembali semangat menjalani kehidupan ini," tuturnya.
"Hidup memang tak selamanya berjalan mulus dan mungkin tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan, akan tetapi jangan sampai kita berputus asa," imbuhnya.
Masih dikatakannya, "Allah tahu kata-kata yang tak bisa kita ucapkan. Duka yang kita rasakan yang tak seorang pun melihat, dan rasa sakit yang kita alami yang tak seorang pun tahu".
"Maka yakinlah karena Allah selalu bersama kita. Semoga menjadi bahan renungan dan motivasi untuk kita semua," katanya.
Lebih lanjut Bupati Bandung saat ditemui pada giat Rembug Bedas di Kelurahan Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Sabtu (9/12/2023), mengutarakan, bahwa pihaknya sudah memberikan saran dan bantuan kepada Kang Andri saat datang ke Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Jumat (8/12/2023).
"Saya kasih pemahaman. Dan tentunya setiap manusia itu, urusan rezeki Allah SWT sudah siapkan. Kenapa? Karena Allah menciptakan kita ini adalah lebih awal itu bumi. Barulah manusia diturunkan ke bumi, setelah Nabi Adam dari surga.
Artinya Allah sudah mempersiapkan rezeki untuk umatnya yang ada di dunia ini. Urusan rezeki Allah sudah atur semuanya. Hanya di sini perlu kesabaran, ketabahan, dan ketawakalan. Saya berharap ada peningkatan keimanan," tutur Bupati Dadang Supriatna. Sehingga kemarin, imbuh Bupati Bandung, Kang Andri diajak bicara dan ngobrol, sehingga alhamdulillah ia paham.
"Sehingga kita kasih bantuan berupa modal awal. Atau nanti kedepannya akan melakukan kegiatan usaha apapun, kita siap support. Termasuk anaknya yang akan melanjutkan perkuliahan, insya Allah semoga saya panjang umur kita akan dorong untuk perkuliahan. Alhamdulillah Kang Andri sadar dan akan saya pantau melalui Dinas Damkar Kabupaten Bandung untuk melihat situasi dan kondisi perkembangannya setiap hari," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung Iman Irianto Sudjana menjelaskan, ada warga Desa Sukasari Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung, atas nama Andri (37), yang sebelumnya mengalami masalah ekonomi dan keluarga.
"Dia merasakan satu titik atau satu masa melalui ungkapan bahasa dia. Dia berada di titik nadir yang terendah. Dalam hidup dia akibat dari kesulitan ekonomi yang berdampak pada masalah rumah tangga dia," jelas Iman yang sempat mendampingi Bupati Bandung saat menerima kehadiran Kang Andri dan anaknya, Ayunda di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang.
Menurut Iman, dari sisi ekonomi Andri sempat kehilangan pekerjaan. "Istrinya pergi meninggalkan dia, sehingga dia berada di titik nadir," ucapnya.
Dikatakan Iman, Andri pun tak banyak bercerita ke orang-orang, selain dipendam dan ditanggung sendiri permasalahan yang dialaminya. Sehingga dia mengambil langkah pendek dan gelap mata melakukan upaya percobaan bunuh diri melalui naik ke atas tower beberapa waktu lalu.
"Dari situ kemudian ada panggilan ke siaga kami yang piket di kantor, kemudian kami datang dan pengurus di lingkungan sekitar sudah dibujuk. Tapi tidak mempan, atas inisiatif anggota kami namanya saudara Santana bagian dari Regu Rescue.
Berinisiatif dan bertanya kepada tetangga, masih ada putra putrinya. Alhamdulillah, ada putrinya atas nama saudari Ayunda. Usia 10 tahun, pelajar SD Lamajang 1.
Diangkat dan digendong oleh anggota kami, kemudian diberikan pengeras suara dan memohon dengan bahasa yang sangat sedih dan meminta ayahnya untuk turun dari atas tower," tuturnya.
Kebetulan, imbuh Iman, Ayunda ini lima hari setelah kejadian itu jelang hari ulang tahun. "Ayunda mengungkapkan kala itu, Teteh sebentar lagi ulang tahun. Ayah jangan mati, ayah jangan loncat, ayah turun," kata Iman menirukan ucapan Ayunda saat mengurungkan niat Andri untuk melakukan percobaan bunuh diri.
Akhirnya, kata Iman, hati Andri luluh saat masih di atas tower. Andri pun mau dibujuk oleh Anggota Rescue untuk turun atau dievakusi dari atas tower.
"Posisi Andri itu kalau dibandingkan dengan ketinggian gedung lantai empat posisinya. Alhamdulillah, Andri pun selamat," katanya.
Berdasarkan pantauan di akun media sosial IG Bupati Bandung Dadang Supriatna sampai hari Sabtu (9/12/2023) sore pukul 16.55 WIB, postingan tersebut sudah dilihat oleh 20.365 netizen dan 106 komentar.
@kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!