Polres Tasikmalaya Kota Menutup Kasus Dua Mayat Sejoli di Kamar Kontrakan
VISI.NEWS | TASIKMALAYA - Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo mengungkapkan, kasus tewasnya sejoli di kamar kontrakan, Kampung Cibodas Pasar, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang terjadi pada Sabtu, 23 Oktober 2021 lalu, penanganannya dihentikan atau ditutup.
Disebutkan, pelaku penembakan terhadap korban perempuan, mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Berdasarkan pasal 77 KUHP menyebutkan Hak menuntut hukum gugur (tidak laku lagi) lantaran si terdakwa meninggal dunia.
"Apabila seorang terdakwa meninggal dunia sebelum ada putusan terakhir dari pengadilan maka hak menuntut gugur. Jika hal ini terjadi dalam taraf pengusutan, maka pengusutan itu dihentikan," jelas AKP Agung pada awak media di Mapolres Tasikmalaya Kota, Rabu (27/10/2021).
Dikatakan, pihaknya menutup kasus ini karena pelaku penembakan juga sudah meninggal dunia. Seperti diketahui dalam pemberitaan sebelumnya,sepasang sejoli ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar kontrakan Kampung Cibodas Pasar, RT 03 RW 03, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.
Penemuan mayat sepasang sejoli tersebut berawal dari kecurigaan tetangga dan warga yang tidak melihat aktivitas dari penghuni kontrakan. Kepala Dusun Cibodas Pasar Atun Mukodas (52) pun membenarkan atas insiden tersebut dan bersama warga memutuskan membuka paksa jendela kontrakan dengan linggis.
Kemudian peristiwa ini viral di media sosial. Bahkan menjadi haeadline media masa, baik cetak, eletronik dan medsos. Beberapa pekan tragedi penemuan dua sejoli jadi topik perbincangan. Selain kedua posisi mayat saling tumpang tindih, mayat perempuan ada dibawah dan laki laki berada diatasnya.
Juga mayat perempuan disebut sebut sedang mengalami hamil muda. Sementara mayat laki laki merupakan seorang purnawiran TNI. Hal lain yang menjadi sorotan ditemukannya sepucuk senjata api di sekitar lokasi.
Dan setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara, juga ditemukan dua selong song peluru yang sudah ditembakan. Kondisi inilah yang menjadi sorotan, baik pihak kepolisian, awak media ataupun masyarakat yang mengetahuinya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!